Berita

Sandra Dewi/Net

Blitz

Sandra Dewi, Senang Dikerjain Di Pesta Lajang

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 09:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Bagi kebanyakan orang yang keba­rat-baratan, bachelor party atau pes­ta lepas lajang menjadi rutinitas jelang pernikahan. Biasanya ini dilakukan oleh calon pengantin yang berkumpul bersama para sahabat.

Hal ini pula yang dilakukan oleh San­dra Dewi jelang pernikahannya dengan pengusaha batubara Harvey Moeis pada November mendatang.

Seperti yang terlihat dalam akun Instagram milik artis ayu asal Pangkal Pinang ini. Banyak postingan foto kes­eruan Sandra bersama teman-temannya. "Aku pikir nggak usah ada bachelor party, tapi mereka tetap maksa dan bikin diam-diam. Akhirnya dibikin sur­prise gitu," ungkap Sandra.


Acara itu pun terjadi dua kali. Pertama, Sandra pesta lajang bersama teman-teman sekolah dan kuliahnya. Kedua, dilakukan bersama bridesmaid yang akan men­dampinginya pada hari pernikahan.

"Kalau yang sama bridesmaid aku dipakein baju merah terus dikasih selempang. Aku dikerjain deh di mal, disuruh joget depan orang banyak, terus tepok orang nanya, 'saya cantik nggak?' Pokoknya dikerjain abis-abisan deh," bebernya sambil tertawa.

Namun bintang film Quickie Express ini sangat menikmati malam panjang bersama teman-teman terbaiknya itu meski harus dipermalukan di depan umum.

"Untung nikah cuma sekali ya. Capek begitu suruh puterin mall dan permalukan diri sendiri. Tapi seru sih, walau aku tadinya nggak mau tapi namanya pernikahan sekali seumur hidup jadi dibikin asyik saja," lanjutnya.

Lalu bagaimana peras­aan Sandra jelang hari pernikahan yang ting­gal sebentar lagi?

"Akhirnya laku juga ya, ha ha ha. Akhirnya aku bisa menjawab pertanyaan kapan nikah. Pusing lho ditanya begitu terus. Waktu kemarin kursus pernikahan di Gereja juga ditanya sama pastor apakah sudah siap. Aku jawab, siap banget ha ha ha. Kan sudah bukan ABG, sudah matang ya, umur sudah segini. Ya mudah-mudahan semua lancar," tandas pesinetron Kita Nikah Yuk ini. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya