Berita

Saidl Aqil Siraj dan Gatot Nurmantyo/Puspen TNI

Pertahanan

Gatot Instruksikan Prajurit TNI Ikut Shalawat 1 Miliar Hari Santri

JUMAT, 14 OKTOBER 2016 | 07:58 WIB | LAPORAN:

Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menerima kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siraj beserta jajarannya di Kantor Panglima TNI, Jl. Merdeka Barat Nomor 2, Jakarta Pusat, Kamis (13/10).
 
Dalam pertemuan tersebut, Gatot menyatakan akan memerintahkan para Pangkotamaops TNI untuk mengerahkan prajuritnya ikut dalam shalawat satu miliar Hari Santri.

"Saya mengapresiasi shalawat satu miliar yang merupakan suatu kegiatan sangat bagus, karena mengandung nilai tulus ikhlas demi keselamatan bangsa Indonesia," kata Gatot menanggapi maksud kedatangan PBNU.


Menurut Panglima TNI, catatan sejarah bangsa Indonesia secara jelas menggambarkan betapa para ulama dan santri menjadi soko guru perjuangan kemerdekaan Indonesia.

"Guyubnya antara TNI-rakyat, ulama dan santri menjadi motivasi kekuatan yang besar dalam menghadapi setiap tantangan bangsa saat ini," tuturnya.

Sementara itu, KH. Said Aqil Siraj dalam audiensinya mengatakan bahwa penyelenggaraan Hari Santri yang diperingati tiap tanggal 22 Oktober, akan digelar secara serentak dengan membaca Shalawat Nariyah satu miliar yang tersebar di sembilan wilayah yaitu Provinsi Nanggore Aceh Darussalam, Lampung, DKI Jakarta, Cilegon Banten, Garut Jawa Barat, Magelang Jawa Tengah, Lirboyo dan Sidogiri Jawa Timur, dan NTB.

Selain shalawat satu miliar, kemarin (Kamis, 13/10) juga diadakan kirab Resolusi Jihad mulai dari Banyuwangi Jawa Timur menuju Cilegon Provinsi Banten. Resolusi jihad NU merupakan salah satu bukti bahwa umat Islam Indonesia selalu menjadi garda terdapan dalam menjaga kedaulatan NKRI.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Said Aqil Siraj mengharapkan kehadiran Panglima TNI untuk memberikan pengarahan tentang resolusi jihad kepada para santri yang merupakan generasi muda bangsa dan negara.[wid]
 


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya