Berita

Suci Patia anak Gatot/Net

Blitz

Gatot Akui 'Gilir' Bocah

JUMAT, 07 OKTOBER 2016 | 10:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kata polisi, Gatot cabuli anak-anak kecil di kamar praktiknya. Ga­tot juga sering threesome, ng­eseks dengan tiga orang atau lebih.
 
Gatot Brajamusti dituduh bejat. Setelah diperiksa secara marathon oleh penyidik, guru spiritualnya Reza Artamevia ini akhirnya mengaku sering menyetubuhi anak kecil. Gilanya lagi, Gatot pun sering melakukan hubungan seks dengan threesome (tiga orang) atau lebih wanita. Sebentar lagi, status tersangkanya akan bertambah lagi atas kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur.

"Boleh saja (dibilang calon ter­sangka), nggak masalah. Itu SOP-nya begitu (gelar perkara). Tapi dari hasil sementara sih sudah terang benderang. Fakta hukumnya sudah kita dapatkan, mengenai saksi, ahli perbuatan sendiri dia sudah mengakui itu," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Awi Setiyono kepada wartawan di kantornya, kemarin.


Keyakinan itu mengacu pada ket­erangan Gatot, istrinya Dewi Aminah, dan Reza.

"Dia mengakui melakukan persetu­buhan dengan korban-korbannya secara bergiliran, satu per satu masuk ke kamar praktiknya. Dia juga mengakui pernah melakukan three some dengan beberapa wanita secara bersamaan," ucap Awi.

Lebih mengejutkan lagi, lanjut Awi, sebelum melakukan persetubuhan dengan para korbannya, Gatot menggu­nakan aspat yang kini diketahui sebagai sabu. Terkait kasus ini, polisi telah memeriksa sembilan orang saksi.

Tiga saksi yang diperiksa adalah perempuan yang mengaku menjadi korban pencabulan Gatot. Adapun saksi lainnya adalah orang tua korban 1, orang tua korban 2, bidan yang membantu persalinan korban 1, asisten pribadi Gatot, Elma Theana dan Reza Artamevia.

Di tempat terpisah, baru-baru ini Suci Patia, anak Gatot, angkat bicara. Dia salah satu saksi saat ayah dan ibu­nya digerebek di hotel Golden Tulip, Lombok.

"Setahu Suci, papa itu tidur karena kecapean habis kongres tanggal 28-nya. Lalu tanggal 29, kita makan di bawah dan papa juga pamit mau tidur. Kalau mama itu lagi sakit. Mama lagi diare dan memang di tanggal 29 dari pagi sampai sore di atas (kamar) terus," ungkap Suci.

"Waktu penggerebekan, aku minta ke pihak kepolisian untuk masuk ke dalam kamar. Aku bilang ke polisi, pengen masuk karena papaku ulang tahun dan mau ucapin. Dari situ aku masuk, peluk papa dan ucapin selamat ulang tahun. Aku nangis dan papa juga. Papaku bilang sabar ya sayang."

Sekadar informasi. Sosok Suci kini mulai diburu para netizen. Termasuk saat Suci kembali meng-update akun Facebook-nya. Suci, anak sulung dari pernikahan Gatot dan Dewi. Suci kakak dari Nuendo dan Alfa.

Apakah Suci seorang model? Saat ia mengunggah foto dirinya tengah ber­pose melalui akun Facebook-nya per­tanyaan itu terjawab. "Bukan shooting ibu, itu cuma lagi foto majalah aja kok bu," ujar Suci menjawab pertanyaan seorang follower.

Berwajah cantik, banyak orang tak menyangka mahasiswi Universitas Indonesia ini anaknya Gatot. Ditambah lagi ketika Suci mengunggah beberapa foto liburan bersama pacarnya yang bernama Bagas Nurcahyo. Beberapa foto yang diketahui diambil di pantai Gili Nangu, Lombok, NTB itu menam­pakkan kemesraan kedua insan muda tersebut saat Gatot dan Dewi ditahan polisi.

"Kuatlah, beranilah, hapus air mata, bersimpuhlah. Saya di sini, dan akan terus bersamamu," tulis Bagas dalam Bahasa Inggris, menguatkan Suci, da­lam akun Instagramnya.

Dalam foto yang lain, mengenakan busana hitam, Bagas terlihat mencium pipi kiri kekasihnya itu. Melihat foto itu, Suci tersenyum manja.

"Kuatlah, sayang," tulis Bagas seba­gai keterangan foto.

Diketahui, pada 7 September lalu, hubungan Suci dan Bagas genap tiga tahun. Menurut Bagas, ia telah me­lewati banyak hal dan tak ada yang bisa memisahkan dirinya dengan Suci. "Tapi ini kian membuat ikatan kita semakin kuat. Love you," seloroh Bagas. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya