Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Dalam Forum MENA-OECD, Fadli Zon Dorong Peran Parlemen Dalam Pembangunan Inklusif

SELASA, 04 OKTOBER 2016 | 14:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Wakil Ketua DPR RI yang juga Presiden GOPAC (Global Organisation of Parliamentarians Against Corruption), Fadli Zon, menjadi pembicara dalam program Middle East and North Africa (MENA) OECD conference di Tunisia (3-4/10/2016) waktu setempat.

Di depan para menteri negara-negara MENA (TimurTengah dan Afrika Utara), Fadli Zon menyampaikan pandangannya tentang pentingnya  peran parlemen dalam mendorong pembangunan yang inklusif.

Pembangunan inklusif menjadi topik utama dalam acara konferensi tersebut. Sebagai problem global, Fadli Zon menyatakan bahwa pembangunan yang inklusif setidaknya harus berdiri pada dua prinsip: "equality of opportunity" dan "participation in growth by all". Pembangunan yang inklusif menjadikan rakyat sebagai fokus dari segenap kebijakan pemerintah.


Sebagai Presiden GOPAC, Fadli Zon juga menyatakan bahwa salah satu hambatan terbesar dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif adalah masih tingginya tingkat korupsi. Korupsi telah menjadikan pemerintah lemah dalam mendeliver program dan kebijakan pembangunan kepada rakyatnya.Korupsi telah membuat program pembangunan menjadi tidak tepat sasaran, dan telah menciptakan kesenjangan di tengah masyarakat. Tidak hanya itu, korupsi juga telah mendorong rendahnya inovasi sebuah negara dalam mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

Fadli Zon juga menyatakan bahwa Parlemen di seluruh dunia, setidaknya memiliki 3 peran dalam mencegah dan melawan korupsi. Pertama yaitu melalui peran legislasi,kedua melalui peran kontrol anggaran, dan ketiga melalui peran pengawasan. Optimalisasi ketiga peran ini sangat vital bagi parlemen dalam melawan korupsi.

Selain itu, Fadli Zon juga menyampaikan bahwa membangun kerjasama global antar parlemen-interparliamentary network- juga penting agar pemberantasan korupsi dapat dilakukan secara global dan sistematis. Dalam konteks ini, GOPAC dapat menjadi platform bersama bagi seluruh anggota parlemen dunia dalam upaya pemberantasan korupsi.

Dalam akhir paparannya, Fadli Zon menegaskan bahwa tanpa diiringi dengan upaya pemberantasan korupsi yang masif dari seluruh pihak, akan sulit bagi setiap negara untuk dapat mewujudkan pembangunan yang inklusif.

Fadli Zon sebagai Presiden GOPAC diundang oleh OECD sebagai narasumber dalam MENA-OECD conference di Tunisia 3-4 Oktober 2016. MENA-OECD conference merupakan konferensi yang diselenggarakan oleh OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development), yang bertujuan untuk berbagi pandangan dan strategi dari para pemangku kebijakan, masyarakat serta perwakilan organisasi internasional dalam mendorong pembangunan yang inklusif, terutama bagi negara-negara di region MENA.

Konferensi ini dihadiri oleh para pemangku kebijakan negara negara MENA antara lain oleh Presiden Tunisia H.E Mr.Beji Caid Essebsi, Kepala Pemerintahan Tunisia Youssef Chahed, Secretary General OECD Angel Gurria, Menteri Pembangunan Tunisia Fadhel Abdelkefi, Menteri Luar Negeri Tunisa, Khemaies Jhinaoi, Peraih Nobel Perdamaian Tunisia Houcine Abassi, dan perwakilan beberapa kementerian dari Maroko, Palestina, Mesir, Turkey, Portugal dan Perancis. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya