Berita

Atiqah Hasiholan/Net

Blitz

Atiqah Hasiholan, Lawan Buzzer Pendukung Ahok

SENIN, 03 OKTOBER 2016 | 08:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ratna Sarumpaet, kerap terlihat vokal dalam memberikan kritik seputar kebi­jakan pemerintah. Gara-gara itu, Ratna jadi bulan-bulanan netizen. Malah aksi bully sudah menyerempet anaknya, Atiqah Hasiholan.

Belum lama ini, Atiqah sempat mencurahkan isi hatinya lewat akun Twitter miliknya. Bintang film The Mirror Never Lies, Arisan! 2 dan Java Heat ini mengungkapkan bahwa ia dan suaminya, Rio Dewanto telah menjadi korban kampanye hitam dari akun ber­nama Renny Fernandez. Renny sendiri diketahui sebagai salah satu sutradara video klip.

Atiqah sempat mengunggah foto screenshot percakapan Renny dengan akun bernama OmegaPripot. Renny dan OmegaPripot diduga se­bagai buzzer, fans berat Gubernur Tjahaja Basuki Purnama alias Ahok.


"Serang anaknya juga. Sama Rio. Lumayan ngefek tuh. Gak ada brand dan film yang mau pake anaknya. Karena males ama emaknya," ajak Renny kepada OmegaPripot.

"Plis deh, bully Rat­na its ok, jangan bawa-bawa anak, menantunya, gak smart," balas akun OmegaPripot. "Anaknya udah gede shay. Supaya bisa nasihatin emaknya. Kecuali di bawah umur."

Atiqah pun memberikan tang­gapan yang cukup panjang lewat akun Twitter miliknya. Menurut Atiqah, sebelumnya ia juga sempat menjadi korban buzzer.

"Menjadi korban buzzer, menjatuhkan saya & suami saya, ini bukan yang pertama kali. Pernah terjadi ketika kami menikah di P. Kelor & dituduh & difitnah secara tidak bertanggung jawab meninggalkan sampah. Saat itu saya tidak memper­masalahkan terlalu panjang, karena yang menjadi korban hanya saya dan suami saya," tulis Atiqah.

"Tapi kali ini, untuk kepentingan kampanye, melalukan pembullyan ter­hadap saya dan suami saya, ini menjadi masalah besar untuk saya. Kenapa? Karena tindakan-tindakan seperti ini yang jadi korban BUKAN HANYA saya & suami saya, tapi masyarakat Indonesia yang dengan sengaja di pecah belah."

"Mau berkampanye? Kam­panye yang sehat! Sampaikan pikiran sampaikan pendapat. Sekeras-kerasnya! Seberani-beraninya!" lanjut Atiqah. "Ibu saya aktivis dari th 90 an. Dia terbiasa menyampai­kan pikirannya & sudah ban­yak yang dia lewati termasuk dipenjara di Era Soeharto."

"Anda memiliki pandangan yang berbeda? Debat! Bukan dengan cara cara seperti ini. Siapa pun dalang dari semua ini, be careful guys, pilkada de­pan mata. jangan sampai mau terpecah belah dengan kelakuan pembully2 seperti ini," tutup Atiqah.

Sementara itu, tak sedikit netter yang memberikan dukungan. Netter pun mengecam aksi buzzer yang dianggap bertindak di luar batas. "Kita semua pemuda pemudi yang cerdas tau kok mbak harus ba­gaimana menghadapi polemik pilkada seperti skrng ini," tulis salah seorang netter. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Diburu Kolektor, BI Cetak Lagi Rupiah Tanda Tangan Purbaya

Jumat, 25 September 2026 | 00:17

DPRD DKI: Perkuat Fungsi Edukasi dan Kebudayaan di TIM

Jumat, 25 September 2026 | 00:04

Pelunasan BLBI Jadi Tonggak Penyelesaian Krisis 1997-1998

Kamis, 24 September 2026 | 23:37

Tim Hukum: Tak Ada Saksi Sebut Heri Susanto Terima Suap

Kamis, 24 September 2026 | 23:19

Sufmi Dasco akan Kukuhkan Pengurus APKLI Merah Putih

Kamis, 24 September 2026 | 23:00

Tagihan Cicilan Kopdes Merah Putih Rp37,7 Triliun Jatuh Tempo Besok

Kamis, 24 September 2026 | 22:59

Warisan Kwik Kian Gie untuk Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 22:48

DPR Minta Basarnas Lanjutkan Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 24 September 2026 | 22:26

Tokoh Adat Papua Kecam Penembakan Tiga Warga Sipil di Muliama

Kamis, 24 September 2026 | 22:23

Menko Yusril Pastikan Media Bebas Meliput di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 22:11

Selengkapnya