Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Anindya dan Syamsu Berebut Kursi Ketum PRSI

SABTU, 01 OKTOBER 2016 | 22:52 WIB | LAPORAN:

Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) akan memiliki 'bos' baru untuk periode 2016-2020. Dua kandidat calon Ketua Umum PRSI, Anindya Bakrie dan Syamsu Rizal, akan menggantikan Sandiaga Uno yang mengundurkan diri.

Anindya yang berprofesi sebagai pengusaha akan bertarung dengan Syamsu yang saat ini masih menjabat Ketua PRSI Provinsi Riau. Keduanya akan memperebutkan 32 dukungan pengurus PRSI daerah dalam musyawarah nasional yang digelar hari ini di Jakarta.

Ketua Penjaringan Calon Ketua Umum PRSI 2016-2020, Sarman Simanjorang, mengatakan Anindya sementara ini mendapatkan empat dukungan seperti dari pengurus provinsi Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tenggara. Sedangkan Syamsu mendapat tiga dukungan dari PRSI Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.


"Kedua kandidat ketum masih mungkin mendapatkan dukungan susulan dari pengurus-pengurus PRSI daerah yang lain dalam musyawarah nasional," katanya.

Menurut Sarman yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Organisasi PB PRSI, munas adalah forum pengambilan keputusan tertinggi dalam organisasi. Jadi segala sesuatu bisa terjadi dalam musyawarah ini. Ia berharap pemimpin terpilih merupakan yang terbaik dan bisa mengangkat prestasi olahraga akuatik Indonesia.

Syamsu mengatakan siap mengemban tugas berat yang dinanti ketua umum PB PRSI meski saat ini meninggalkan banyak pekerjaan rumah (PR) selepas ditinggal Sandiaga Uno yang mundur dari jabatannya karena ikut berlaga dalam pemilihan kepala daerah DKI Jakarta 2017.

"Saya siap memajukan olahraga akuatik sekaligus mengakomodir pembinaan dan kejuaraan-kejuaraan PRSI provinsi. Saya ingin membawa PB PRSI mengejar ketertinggalan prestasi dalam kejuaraan-kejuaraan multi-olahraga seperti SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade kedepannya guna meraih prestasi," ucap dia.

Sementara Anindya mengatakan ketua umum organisasi kehadirannya dalam Munas PRSI 2016 untuk mendengarkan aspirasi dari pengurus-pengurus PRSI daerah serta dari para pelatih cabang-cabang olahraga yang masuk dalam rumpun akuatik.

Saat ditanya syarat caketum PRSI yang harus memiliki waktu untuk organisasi sekaligus memajukannya Anindya mengatakan sosok ketua umum tidak mungkin tidak memberikan perhatian, meski memiliki kesibukan sebagai pengusaha.

"Ketua umum itu kan juga tidak mungkin menjalankan organisasi sendiri," jelasnya. [zul]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya