Berita

Bisnis

LDII Dorong Pertumbuhan Ekonomi Syariah

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 23:50 WIB | LAPORAN:

Tiga pilar ekonomi syariah yang dapat diterapkan di Indonesia adalah sektor riil, lembaga keuangan bebas riba, dan zakat.

Asisten Deputi Pembiayaan Non Bank dan Perpajakan Kementerian Koperasi dan UKM Suprapto menjelaskan, tren syariah dalam perkembangan bisnis mulai menggeliat tidak hanya terjadi pada bisnis keuangan dan makanan. Tetapi juga pada busana, kosmetik dan pariwisata syariah.

"Hadirnya berbagai merek islami seperti pada  busana dan kosmetik merupakan fenomena sebuah trand ekonomi syariah," katanya dalam diskusi bertema 'Meningkatkan Peran Sektor Riil UKM serta Industri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Syariah di Indonesia' yang digelar DPP Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) di kantor LDII, Jalan Tentara Pelajar, Senayan, Jakarta (Rabu, 28/9).


Dia juga mengapresiasi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan LDII, terutama tema yang mengangkat seputar ekonomi syariah.

"LDII merupakan salah satu ormas keagamaan yang sangat konsisten istiqomah dalam melaksanakan syariat islam," katanya.

Suprapto melihat perkembangan ekonomi syariah di tengah masyarakat Indonesia, terutama keuangan syariah tidak bergerak alias stagnan. Di mana keadaan pertumbuhan keuangan syariah yang tetap pada kisaran lima persen perlu dicarikan solusi.

Sementara, Ketua DPP LDII Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat (EPM) Ashar Budiman menambahkan bahwa perlunya memerhatikan pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia karena belum sehatnya kondisi perekonomian syariah di sektor riil, khususnya ekonomi umat. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya