Berita

Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Gerindra: Kalau Tidak Cuti, Ahok Bisa Jadi Bintang Iklan Imunisasi

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 14:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gugatan Gubernur DKI Jakarta, Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama atas Pasal 70 ayat (3) UU 10/2016 tentang Pilkada berpotensi melegalkan penyalahgunaan kekuasaan oleh petahana.

Begitu kata Ketua DPP Gerindra Habiburrahman saat diskusi bertajuk "Pilgub DKI Rasa Pilpres" di Menteng, Jakarta, Rabu (28/9).

"Sebelumnya petahana cuma diharuskan cuti saat kampanye setelah kampanye kerja lagi. Namun kita melihat peraturan itu sangat tidak adil karena untung petahana," ujarnya.


Berdasarkan pengalaman dia ketika menantang incumbent di Banten, justru diuntungkan lewat kegiatan seremonial yang hampir setiap hari dilakukan pakai APBD. Sialnya, lanjut dia, hal tersebut tidak tersentuh oleh pengawas Pemilu karena petahana masih menjadi kepala daerah aktif.

"Fakta lain, waktu nonton Warkop DKI, sebelum film ada iklan. Iklan itu bagus, tapi bintangnya Ahok. Ini belum masuk kampanye. Kalau sudah masuk bukan tidak mungkin ada iklan Ahok ngajak imunisasi, dan lain-lain. Isinya bagus, tapi ini tidak benar," sambung Habiburrahman.

Atas alasan itu juga Habiburrahman mengajukan diri untuk terlibat langsung dalam uji materi ini. Ia turut menjadi pihak terkait untuk menolak uji materi Ahok.

"Supaya itu terliha fair. Kalau tidak begitu, penantang petahana bagaikan bertinju dengan tangan terikat," tandasnya.[wid]



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya