Berita

Katy Perry/Net

Blitz

Katy Perry, Telanjang Demi Hillary Clinton

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 09:04 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Aura persaingan uang cu­kup sengit mewarnai Amerika Serikat. Sebab negeri adidaya itu akan menggelar pemilihan presiden yang akan digelar 8 November, mendatang.

Kampanye pun sudah mulai dilakukan oleh pendukung dari Donald Trump maupun sang lawan Hillary Clinton. Pe­nyanyi Katy Perry ternyata tak mau ketinggalan berkampanye demi mendukung sang calon presiden pilihannya, Hillary Clinton.

Pelantun The One That Got Away itu punya cara yang terbilang tak biasa. Kekasih dari aktor Orlando Bloom itu membagi foto telanjangnya di media sosial demi mendukung Clinton.


Perry mengunggah sebuah foto dirinya yang tanpa busana, dengan bagian vital yang ditu­tupi dengan mosaik.

Rambut perempuan 31 tahun tersebut terlihat acak-acakan. Belum lagi banyak permen yang menempel di sela-sela rambutnya yang messy itu.

Dalam foto tersebut ia juga mencantumkan tulisan "Katy Perry votes naked tomorrow".

Artinya jelas, bahwa ia akan memberikan hak suaranya sambil telanjang. Bukan hanya memberi dukungan lewat Ins­tagramnya, lewat Twitter-nya juga Perry mengungkapkan alasannya memilih Clinton.

"Besok, aku akan menggunakan tubuhku seba­gai umpan untuk membantu perubahan di dunia ini," ka­tanya.

Perry memang dikenal seba­gai salah satu pendukung setia capres dari partai Demokrat itu. Misalnya, dia sempat hadir da­lam sebuah kampanye sambil bernyanyi.

Ia juga getol mengajak publik untuk menyalurkan hak pilih­nya dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat tahun ini.

"Aku ingin kalian membuka mata, karena pada tanggal 8 November nanti, kalian pu­nya suara yang sama dengan para pelobi dari NRA (LSM pen­dukung hak kepemi­likan senjata api). Kamu akan punya suara yang sama dengan para mili­uner. Kamu juga bisa men­galah­kan kan­didat yang didu­kung sepupumu yang aneh," kata Per­ry dalam pi­datonya di depan ang­gota Partai Demokrat.   ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya