Berita

Foto: Puspen TNI

Pertahanan

HUT TNI, Jenderal Gatot Ajak Ziarah Ke Makam Bung Karno Dan Jenderal Sudirman

RABU, 28 SEPTEMBER 2016 | 08:49 WIB | LAPORAN:

Setiap manusia Indonesia mengalir gen ksatria. Dari Sabang sampai Merauke semua suku mempunyai senjata  dan bangsa inilah yang bisa mengusir penjajah dengan darah perjuangan sendiri.  

Demikian disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo saat berziarah ke makam Bung Karno dalam rangka HUT TNI ke-71 di Blitar, Jawa Timur, Selasa (27/9).

Panglima TNI menjelaskan bahwa, ziarah ini merupakan wujud penghormatan kepada panglima tertinggi. Karena secara UU,  Presiden RI adalah penguasa terhadap Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara.


"TNI beserta angkatan telah mengadakan rapat staf, memutuskan bahwa perlu adanya ziarah rombongan kepada mantan-mantan panglima tertinggi atau presiden, yaitu kepada makam Bung Karno, Gus Dur, Pak Soeharto dan Panglima pertama Jenderal Sudirman," ujar Gatot sebagaimana rilis dari Kabidpenum Puspen TNI, Kolonel Inf Bedali Harefa yang diterima redaksi, Rabu (28/9).

Gatot juga mengatakan, para pendahulu bangsa ini hanya menghantarkan ke depan pintu gerbang, namun yang masuk dan mengisi pembangunan adalah generasi muda dengan perjuangan yang masih panjang. Karenanya jangan lupakan serta selalu waspada.

"Bung Karno mengatakan bahwa perjuangan saya tidak begitu sulit karena hanya mengusir penjajah, tapi perjuanganmu nanti lebih sulit karena akan melawan bangsamu sendiri," kutip Gatot.

Lebih lanjut ia mengingatkan, Indonesia merupakan negara besar yang telah meninggalkan pesan positif melalui sejarah pendahulunya dalam menghadapi potensi ancaman, gangguan dan hambatan serta memelihara kemerdekaan.

"Agar generasi muda tidak lupa sejarah, bisa mencontoh bagaimana bentuk perjuangan, gelora, semangat pantang menyerah, berjuang dengan tulus ikhlas dan berani sehingga bangsa ini bisa merdeka,”  tegas Panglima TNI.

Gatot berharap tradisi ziarah ini rutin digelar setipa tahun, bukan hanya saat dirinya menjabat Panglima TNI, namun juga diikuti para pengganti kelak.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya