Berita

Boy Sadikin/Net

Politik

Dituding Sakit Hati Sama PDIP, Ini Kata Boy Sadikin

SELASA, 27 SEPTEMBER 2016 | 16:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Mantan pentolan PDI Perjuangan Jakarta, Boy Sadikin menepis anggapan dirinya sakit hati dengan eks partainya sehingga mendukung pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Ia mengaku hanya ingin membantu, tidak lebih. Karenanya ia tidak ngotot memperebutkan posisi ketua tim pemenangan Anies-Sandi.

"Saya mengerti posisi saya. Kalau keberadaan saya diterima masuk tim Anies dan Sandi, saya perlu persetujuan partai pendukungnya, Gerindra dan PKS. Saya prinsipnya membantu Anies-Sandi," ujar Boy saat ditemui di kediamannya di Jalan Borobudur No 2, Jakarta, Selasa (27/9).


Boy juga mengemukakan alasannya memilih paslon Anies-Sandi. Menurutnya, pasangan ini masih muda dan yang pertama kali sowan ke kediamannya usai mendaftar di KPUD DKI Jakarta.

"Keluarga Pak Sandi dan keluarga saya saling mengenal. Semua ingin memajukan masyarakat Jakarta," sambung Boy.

Meski begitu, Boy tidak akan mengarahkan kader PDIP DKI untuk mengikuti langkahnya mendukung Anies-Sandi.

"Tergantung nurani kawan-kawan. Ini pilihan saya, kamu punya pilihan. Saya tidak akan menyuruh kamu keluar. Kan ada dua pasangan lagi. Ya pilih aja dari keduanya," tandas Boy.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya