Berita

Nusantara

Ratusan Warga Ciledug Indah Terpaksa Mengungsi

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016 | 12:16 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Banjir yang menggenang ribuan rumah warga di Ciledug Indah 1 dan 2, Kota Tangerang, Banten, memaksa sedikitnya 105 warga mengungsi.

Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kelurahan Pedurenan Tati Yuli Hari menuturkan bahwa para pengungsi tersebut ditampung di dua posko pengungsian.

Posko utama berada di Masjid Al Irsyad yang yang berada tepat di seberang depan gerbang pintu masuk Ciledug Indah 1. Sementara posko kedua berada salah satu rumah warga yang terletak di dekat RS Mulia.


"Di sisi (Masjid Al Irsyad) ada 99 orang dari 30 KK. Di sana ‎ada 6 orang sementara ini," ujar Tati yang turut mengurusi posko pengungsian, kepada Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu (Minggu, 25/9).

Dijabarkan Tati, posko pengungsian ini digalang dari Dinas Sosial Kota Tangerang, kecamatan, kelurahan, dan puskesmas.

Tati juga mengatakan bahwa semua pengungsi masih dalam kondisi kesehatan yang baik. Belum ada pengungsi yang mengalami sakit akibat banjir.

"Belum ada yang sakit Alhamdulillah, tapi kita tetap standby untuk masalah kesehatan," tuturnya.

Ia mengatakan bahwa pasokan makanan untuk pengungsi juga sudah cukup tersedia, meski belum ada bantuan dari luar kepada posko pengungsian.

Tati berharap air cepat surut agar warga bisa segera pulang ke rumah masing-masing. Ia juga berharap proyek normalisasi Kali Angke segera diselesaikan agar Ciledug Indah tidak lagi menjadi langganan banjir.

"Normalisasi kali belum selesai, penyerapan air juga lamban. Kalau hujannya di sini saja banjir bisa cepat surut, tapi kalau kiriman dari Bogor lama surutnya," tandasnya.[wid]





Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya