Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Luapan Kali Angke Rendam 7 RW di Ciledug Indah

MINGGU, 25 SEPTEMBER 2016 | 11:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ribuan rumah terendam banjir di Ciledug Indah 1 dan 2, Kota Tangerang, Banten, akibat luapan Kali Angke.

Kali Angke mulai meluap sejak Sabtu (24/9) pukul 19.00 WIB karena tak mampu menahan air kiriman dari Bogor.

Tokoh masyarakat setempat, Mochtarudin Nasof‎ menuturkan bahwa luapan Kali Angke ini merendam sebanyak 5.300 rumah warga di kedua perumahan tersebut.


"Di Ciledug Indah 1 ada 1.800 unit kerendam, di Ciledug Indah 2 ada 3.500 unit," ujar Mochtar yang rumahnya di blok B nomor 28 ikut tergenang itu kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Minggu (25/9).

Hal senada juga diungkap Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kelurahan Pedurenan ‎Tati Yuli Hari. Menurutnya, ada enam RW yang tergenang banjir di Ciledug Indah 2. Sementara di Ciledug Indah satu terdapat satu RW yang terdiri dari 15 RT tergenang banjir.

"Yang kebanjiran di Ciledug Indah 1 itu 1 RW terdiri dari 15 RT. Kalau di Ciledug Indah 2 itu ada RW 3, RW 5, RW 7, RW 8, RW 9, RW 10. Total 6 RW di CI 1," ujar Tati saat ditemui Kantor Berita Politik RMOL di tempat pengungsian.

Sementara itu, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Haris menuturkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan dua perahu untuk mengevakuasi warga. Termasuk membuat rekayasa alira air untuk mempercepat banjir surut.

"Sebagian warga tidak mau mengungsi karena rumahnya sudah ditingkat, jadi kita bantu-bantu untuk mobilitasnya. Ada yang berangkat kerja, ke pasar, cari makan, dll," ujarnya.

Akses jalan dari Ciledug menuju Pinang ‎sedikit terhambat karena air menggenangi jalan setinggi 30 cm tepat di sebelum jembatan Ciledug Indah.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya