Berita

Politik

Menko PMK Salurkan Bantuan Untuk Warga Bitung

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 23:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Utara, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani memberikan aneka bantuan untuk kebutuhan sehari-hari kepada masyarakat Bitung.

Pada hari kedua usai memberikan orasi ilmiah di Universitas Sam Ratulangi, Menko PMK menuju tempat pelelangan ikan, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sabtu, 24/9).  Kunjungan Menko Puan yang pertama kalinya ini disambut penuh antusias oleh masyarakat kota Bitung.

Dalam kesempatan ini, di tengah-tengah masyarakat Bitung, Puan sekali lagi mengucapkan selamat hari ulang tahun yang ke-52 untuk Propinsi Sulawesi Utara.  Puan mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong dalam mewujudkan Sulawesi Utara yang maju dan berkeadilan.


Puan memberikan sejumlah bantuan secara simbolis kepada Masyarakat Kota Bitung dengan didampingi oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dan Walikota Bitung  Max J Lomban.

Usai pemberian bantuan, Menko Puan berdialog dengan sejumlah penerima bantuan dan juga memberikan hadiah berupa rice cooker dan alat keperluan sekolah kepada beberapa warga yang dipilih langsung oleh Menko PMK untuk diajak berdialog.

"Saya berharap bantuan ini nantinya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat kota Bitung," pinta Puan.

Adapun bantuan yang diberikan Menko PMK kepada masyarakat Kota Bitung, antara lain: Pemberian Makanan Tambahan untuk Anak Sekolah sejumlah 1 ton, Makanan Pendamping ASI sejumlah 1 ton, Test Kit deteksi dini sejumlah 5 pax, Obat - obatan.

Selain itu, Menko PMK menyampaikan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) total 2008 KK dengan nilai nominal Rp 658.873.750,00, khusus di Kecamatan Aer Tembaga sebanyak 398 KK, rastra sejumlah 10.798 RTS masing-masing 15 kg beras, 100 paket pendidikan untuk  anak-anak sekolah (Tas sekolah berisi buku, pensil, pulpen, penghapus dan lain-lain), 20 unit rice cooker dan buku cerita anak-anak. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya