Berita

Politik

Menko PMK Dorong Unsrat Siapkan SDM berkualitas Di Sulawesi Utara

SABTU, 24 SEPTEMBER 2016 | 14:09 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Universitas Sam Ratulangi harus tampil paling depan dalam menyediakan tenaga-tenaga profesional yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan industri di kawasan.

Harapan ini disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, saat memberikan orasi ilmiah di tengah forum Dies Natalis ke-55 Universitas Sam Ratulangi, di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (24/9).

Menurut Puan, perguruan tinggi merupakan salah satu wadah untuk membangun karakter bangsa. Untuk itu diperlukan sinergi, koordinasi dan semangat gotong royong dari semua pihak untuk mendorong perguruan tinggi dalam membangun bangsa.


"Program studi yang ada sebaiknya ditata kembali dengan mempertimbangkan demand side, termasuk sektor industri. Universitas Sam Ratulangi agar menyiapkan SDM di Sulawesi Utara dalam rangka menyongsong program pembangunan prioritas pemerintah di kawasan ini," ujar Puan.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK juga mengajak agar banyak lahir berbagai inovasi baru dalam bidang teknologi.  

Saya mengharapkan, Universitas Sam Ratulangi harus mampu menghasilkan inovasi-inovasi untuk mendorong produk-produk lokal bernilai ekonomi. Segeralah bertransformasi menuju Research University dan selanjutnya menuju Entrepreneueral University,” pinta Menko PMK lagi.

Menko PMK mengucapkan selamat kepada rektor, senat dan seluruh civitas akademika Universitas Sam Ratulangi atas berlangsungnya Dies Natalis ke-55 Universitas Sam Ratulangi. Dalam kesempatan ini Menko PMK juga menyampaikan rasa bangganya terhadap kecintaan masyarakat Manado akan pentingnya pendidikan.

Sebagai provinsi yang termasuk dalam pembangunan kawasan ekonomi khusus, kawasan industri prioritas pembangunan kemaritiman dan kelautan, serta pengembangan konektivitas nasional, Sulawesi Utara ke depannya juga akan dikembangkan sebagai pusat industri pertanian dan perikanan, serta pusat logistik sebagai penghubung jalur nasional dan internasional.

"Maka, pembangunan kawasan ini akan membutuhkan sumber daya manusia mulai dari tahap konstruksi hingga operasionalnya. Terlebih dengan mulai berlakunya MEA, Universitas Sam Ratulangi perlu berbenah dan menyiapkan diri menghadapi tantangan ini," ucap Puan.

"Saya telah meminta Kementerian Ristekdikti dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk melakukan revitalisasi pendidikan vokasi, khususnya menyongsong program pembangunan di Sulawesi Utara ini. Peluang kerja dalam program pembangunan kawasan ini harus dapat dimanfaatkan oleh SDM di Sulawesi Utara," tambah Puan.

Di akhir orasi ilmiahnya, Puan berharap kepada civitas akademika Unsrat untuk menjadi  dapat berperan sebagai agen perubahan, menjadi pendorong perubahan pikiran, sikap, dan perilaku yang berorientasi pada kemajuan bangsa dan negara.

Acara Dies Natalis ke-55 Universitas Sam Ratulangi ini ditutup dengan peniupan lilin dan pemotongan kue ulang tahun oleh Menko PMK Puan Maharani. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya