Berita

Foto/Net

Olahraga

Pakai Timer Manual, Jatim Protes

Sepatu Roda PON
JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 09:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Aroma kecurangan di ajang PON 2016 terus terjadi. Setelah kasus judo dan gantole saat wasit dituding memihak tuan rumah, kini giliran terjadi di venue sepatu roda, kompleks GOR Saparua Bandung, kemarin.

Indikasi kecurangan muncul, setelah lintasan ternyata belum dilengkapi timer digital. Akibatnya, perlombaan sepatu roda hanya memakai timer manual, stopwatch.

"Ini kelas PON kok pakai manual? Sangat riskan kalau selisih waktunya tipis apalagi di nomor ITT," ungkap Manajer Sepatu Roda Jawa Timur, Bambang Eko Purnomo.


Selain itu, lanjut Bambang, hasil penghitungan waktu tidak diumumkan satu persatu setelah atlet tampil. Namun baru diumumkan setelah seluruh atlet menyelesaikan perlombaan,

"Di Kejuaraan apapun, kalaupun pakai manual, langsung diumumkan satu persatu catatan waktunya. Tidak menunggu seluruh selesai," ujarnya.

Kekhawatiran Jatim akan terjadi kecurangan di nomor ITT akhirnya terbukti. Di kelas ITT 300 meter putra, hasil penghitungan panitia, tidak sama dengan catatan waktu beberapa kontingen.

Hasil panitia menyatakan atlet Jawa Barat mendulang medali emas atas nama Azmi Al Ghifari Djayadi dengan catatan waktu, 00.26.256 detik. Disusul Mirko Andrasari dari DKI Jakarta 26.258 detik di posisi kedua. Sedangkan medali perunggu diraih Jatim, Reza Oktoriyanto (00.26.463 detik).

Sementara catatan waktu dari tim DKI Jakarta dan Jatim medali emas harusnya jatuh atlet DKI. Sementara official DKI sempat mempertanyakan hasil pertandingan ke panitia pertandingan. "Kalau dari catatan waktu kami, harusnya DKI yang menang," ujar Bambang Eko.

Beralih ke cabang berkuda DKI Jakarta tampil mengesankan untuk memborong dua medali emas dari nomor eventing perorangan dan beregu kompetisi equestrian di Detasemen Kavaleri Berkuda (Denkavkud) Parongpong, Lembang, kemarin.

Peraihan dua medali emas dari nomor trilomba disiplin berkuda ketangkasan (equestrian) cabor berkuda ini cukup mengejut­kan mengingat eventing tidak ditargetkan oleh tim berkuda DKI Jaya. Target dua medali emas dari disiplin equestrian dibebankan dari nomor dressage pembinaan (U21) dan dressage open (utama).

Torehan dua medali emas dari cabor berkuda disiplin equestrian ini tentunya juga amat membanggakan Pengprov Pordasi DKI Jaya karena seka­ligus menjadi stimulan yang berharga ditengah persaingan ketat kontingen DKI Jaya dan Jatim dalam "memperebutkan" posisi kedua dalam klasemen umum perolehan medali. DKI Jaya sempat disalip Jatim sejak Rabu sore, dan pergulatan per­olehan medali hari Kamis ini bisa menentukan posisi kedua kontingen untuk hari-hari beri­kutnya. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya