Berita

Politik

Selain Representasi Gender, Agus-Sylviana Perpaduan TNI-Birokrat dan Muda-Tua

JUMAT, 23 SEPTEMBER 2016 | 07:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat, PKB, PPP dan PAN sudah memutuskan pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta. Koalisi yang disebut-sebut Poros Cikeas ini mengusung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni.

Agus merupakan putra sulung pasangan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Kristiani Herawati.

Seperti sang ayah, Agus juga meniti karir di militer. Saat ini, pria kelahiran 10 Agustus 1978 ini menjadi Danyonif Mekanis 203/Arya Kemuning dengan pangkat Mayor Inf.


Agus sudah menjalankan sejumlah penugasan di TNI. Salah satunya menjadi pasukan perdamaian di Libanon yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXIII-A pada November 2006.

Suami Annisa Pohan ini juga moncer di dunia akademisi. Bahkan dia lulus dari sejumlah kasus top dunia. Seperti lulus dengan predikat sangat memuaskan dan berhak atas gelar Master of Science in Strategic Studies dari Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University.

Selain itu, Agus juga penyandang gelar Master of Public Administration dari School of Government, Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts, Amerika Serikat.

Agus juga berhasil menyelesaikan pendidikan militernya di US Army Command and General Staff College (CGSC), Forth Leavenworth, Kansas, AS. Bahkan dia memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) 4,0.

Sementara pasangannya, Sylviana Murni saat ini menjadi sebagai Deputi Gubernur DKI Bidang Kepariwisataan dan Kebudayaan. Putri Betawi kelahiran 11 Oktober 1958 ini memang sejak awal berkarir di birokrat.

Berbagai jabatan di lingkurangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah pernah disandangnya. Seperti menjadi Walikota Administrasi Jakarta Pusat.

Seperti Agus, Sylviana Murni juga orang yang peduli pendidikan. Bahkan melebihi Agus, Sylviana menyelesaikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Jayabaya Jakarta; S2 Manajemen Kependudukan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta, dan S3 Manajemen Pendidikan Fakultas Kependidikan Universitas Negeri Jakarta.

Bahkan mantan None Betawi ini merupakan Guru Besar di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya