Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

8,4 Juta Anak Indonesia Kurang Gizi

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 18:28 WIB | LAPORAN:

Kondisi beban ganda malnutrisi (double burden) masih menjadi masalah negara berkembang, seperti di Indonesia. Merujuk pada data dari World Bank tahun 2015 lalu diketahui bahwa terdapat 8,4 juta anak Indonesia dibawah usia 5 tahun yang masih menderita malnutrisi kronis dan kekerdilan akibat kemiskinan dan atau kurangnya pemahaman orangtua akan standar kecukupan gizi anak. Kondisi ini dapat menghambat perkembangan otak dan meningkatkan kemungkinan terjadinya diabetes, obesitas dan penyakit jantung, nantinya.

Head of Nutrition Business, Kalbe Nutritionals Tunghadi Indra mengatakan pihaknya mencoba menyediakan produk makanan olahan yang mampu menyediakan gizi yang cukup pada anak dan tidak menimbulkan obesitas pada orang dewasa. Sekedar informasi, menurut riset kesehatan dasar tahun 2013 diketahui 24 juta pria dan 40 juta wanita Indonesia menderita obesitas karena mengkonsumsi kalori secara berlebihan.

"Fitbar di bawah Kalbe Nutritionals, melihat kondisi beban ganda malnutrisi (double burden) yang bertolak belakang, dan meluncurkan program Fitbar Donor Kalori untuk membantu meminimalisir dampak dari kedua kondisi tersebut," katanya di Jakarta, Kamis (22/9).


Ia jelaskan, program Fitbat Donor Kalori ini mengajak masyarakat untuk mendonorkan 10 juta kalori untuk anak-anak jalanan. 10 juta kalori yang terkumpul akan dikonversikan oleh Fitbar menjadi uang senilai 500 juta rupiah untuk didonasikan kepada anak-anak jalanan yang kurang beruntung.

Pengumpulan kalori bisa dilakukan dengan cara yang paling sederhana, seperti berjalan kaki, menaiki tangga, hingga berlari atau melakukan kegiatan olahraga apapun. Untuk mendukung program ini, Fitbar meluncurkan sebuah digital platform, yaitu www.fitbardonorkalori.com sebagai media untuk melakukan donasi kalori. [sam]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Hindari Work From Home Jumat dan Senin

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:13

Permainan Kubu Jokowi dalam Kasus Tuduhan Ijazah Palsu Makin Ngawur

Kamis, 26 Maret 2026 | 02:11

Prabowo Perintahkan Bahlil Cari Sumber Pendapatan Sektor Mineral

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:37

RS Jiwa Dipenuhi Pecandu Game Online dan Judol

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:14

Buntut Penangguhan Yaqut, Kasus Kuota Haji Bisa Berlarut-larut

Kamis, 26 Maret 2026 | 01:01

Tiket Taman Margasatwa Ragunan Tetap Dipatok Rp4 Ribu

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:28

Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:19

Pelanggaran Personel BAIS TNI Tidak Berdiri Sendiri

Kamis, 26 Maret 2026 | 00:05

Satgas PRR Percepat Penyelesaian Hunian Tersisa

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:25

MBG cuma 5 Hari Potensi Hemat Rp40 Triliun per Tahun

Rabu, 25 Maret 2026 | 23:22

Selengkapnya