Tampil optimal tim Cricket Putri DKI Jakarta meraih tampuk juara dan berhak membawa pulang medali emas di PON XIX Jabar.
Semua itu terjadi setelah tim DKI Jakarta mengalahkan tim Jabar dengan skor 91-63 dalam final di Stadion Persib, Bandung.
Atas kekalahan itu tim Cricket Jabar terpaksa meraih medali perak. Hal itu pula yang membuat pemain Jabar ingin tampil maksimal di nomor T20â€S putri yang mulai digelar hari ini (Kamis, 22/9).
Semangat juang pemain Jabar di kejuaraan cricket Super 8 S‘ sebenarnya cukup menyala, seperti halnya Adlia Rahma. Walau sempat telapak tangan kirinya robek ketika menangkap bola saat melawan tim Jateng di semifinal, namun tidak membuatnya menyerah.
Mendapat tujuh jahitan di luka tangan kirinya, Adlia tetap melanjutkan permainan menghadapi Jabar di final. Hal itu patut diberikan acungan jempol tetap bergabung dengan rekan-rekannya untuk meraih prestasi puncak.
Sedang tim DKI Jakarta sendiri yang difavoritkan sebagai juara tidak mau bermain santai. Para pemain DKI yang dikomandoi Puji Haryati terus memberikan perlawanan sengit atas tuan rumah Jabar.
Melalui keuletan dan kekompakan dalam menjaga maupun melakukan pukulan bola, ia mampu tampil eksis dengan mengantongi angka cukup memuaskan.
Seusai pertandingan Adlia menuturkan, kekalahan yang dialami tim Jabar sudah kehendak Yang Maha Kuasa. Karena tim Jabar sudah berusaha sekuat tenaga. Bahkan tangan kirinya sempat robek untuk membela tim 'Tanah Legenda' meraih kemenangan di final.
"Namun kenyataan lain, tim DKI Jakarta diberikan keuntungan untuk meraih medali emas. Sedang tim Jabar meraih perak. Saya berharap di nomor T20’ nanti tim Jabar bisa membalas kekalahan di partai final untuk membuahkan medali emas bagi Tanah Legenda," jelas Adlia sembari memegang tangannya yang sakit.
Peraih medali perunggu di super 8 S putri dipegang Jateng yang disemifinal kalah atas tim Jabar 122-120. Sedang perunggu kedua diambil tim Bali dalam pertandingan semifinal dikalahkan tim DKI Jakarta dengan angka 89-76.
[wid]