Berita

Olahraga

K85 Ancam Boikot Kongres PSSI

KAMIS, 22 SEPTEMBER 2016 | 06:55 WIB | LAPORAN:

Calon Ketum PSSI, Bernhard Limbong secara tegas tetap mendukung penyelenggaraan Kongres Luar Biasa pemilihan Exco pada 17 Oktober mendatang di Yogyakarta.

Menurutnya, rekomendasi Kemenpora itu bukan tanpa dasar. Di samping itu, lanjut Bernhard, Yogyakarta merupakan tempat lahirnya PSSI tahun 1930.

"Ini moment ya pas agar sepakbola kita kembali ke titik nol. Semua pihak harus bersatu membangun sepakbola," jelas mantan Exco era kepengurusan Nurdin Halid ini.


Dia mengancam akan mengundurkan diri sebagai calon bila KLB tidak digelar di tempat netral.

"Kalau tidak di tempat netral saya lebih baik mundur," tegasnya.

Hal senada dikatakan jurubicara Kelompok 85, GH Sutedjo bahwa mayoritas pemilik suara Kongres PSSI setuju tidak berangkat ke Makassar. Keputusan tersebut mengacu hasil rapat konsolidasi K85 di Jakarta, pada Selasa (20/9) lalu yang dihadiri sebanyak 87 pemilik suara sah Kongres PSSI.

"Kira-kira kalau kami tidak berangkat, kongres itu bisa digelar atau tidak? Tidak, kan? Ini seperti halnya waktu PSSI mengagendakan kongres di Balikpapan pada 3 Agustus 2016 yang kami tidak mau akhirnya PSSI memindahkannya ke Ancol di Jakarta," ujar GH Sutedjo.

Apa yang dilontarkan K85 memang memberi ancaman. Sebab, kongres berpotensi tidak kuorum bila pemilik suara mayoritas memilih boikot. Dengan begitu agenda Kongres Luar Biasa untuk memilih Ketua Umum PSSI dan lain-lain bisa gagal terselenggara.[wid] 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya