Berita

Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Megawati: Untuk Redakan Suasana, Saya Pakai Hak Prerogatif Tetapkan Ahok-Djarot

RABU, 21 SEPTEMBER 2016 | 14:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengaku menggunakan hak prerogatifnya untuk memutuskan pasangan calon yang diusung buat pertarungan Pilkada DKI Jakarta.

Mega memakai haknya sebagai pemimpin partai memilih duet petahana, Basuki Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat. Hak itu ia gunakan dalam rapat tertutup bersama elite partai banteng moncong putih, kemarin malam di rumahnya Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta.

"Saya yakin, maka saya putuskan tadi malam untuk meredakan suasana. Saya bikin rapat, dan saya gunakan hak prerogatif saya," ujar Mega di Kantor DPP PDIP Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (21/9), saat konferensi pers jelang mengantar Ahok-Djarot mendaftar sebagai peserta Pilkada Jakarta ke kantor KPUD.


Mega juga mengungkapkan alasan dirinya memilih pasangan petahana. Menurutnya, pasangan ini mencerminkan pemimpin yang dikasihi rakyat, memiliki rasa kebangsaan, dan perjuangan ideologinya adalah Pancasila.

Mega memilih duet Ahok-Djarot dengan mengesampingkan masalah latar belakang suku, ras, agama dan golongan (SARA).

"Kami ingin mencari pemimpin daerah tanpa menimbulkan SARA. Kita ini negara dengan kemajemukan yang luar biasa," ujar Mega.

‎Usai menggelar konferensi pers, Mega kemudian mengantar duet pasangan Ahok-Djarot ke KPUD DKI Jakarta. Uniknya, Mega berada satu mobil dengan Ahok, sementara Djarot di mobil lain yang ada di belakang. [ald]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya