Berita

Olahraga

Tim Gulat DKI Resah Nunggu Celana Dan Seragam Tanding

SELASA, 20 SEPTEMBER 2016 | 14:56 WIB | LAPORAN:

Tim Gulat DKI yang akan turun bertanding pada tanggal 22 September nanti masih menunggu peralatan utama.

Begitu dikeluhkan Tim Manajer gulat DKI, Peruntungan Sianturi di Sekretariat Pengprov PGSI DKI Jakarta.

Bukan hanya dirinya, kata Sianturi, seluruh anggota tim pun resah. Pasalnya, pertandingan tinggal tiga hari lagi, namun celana dan sepatu belum kunjung diterima.


Sianturi mengatakan, informasi yang diperolehnya dari Kepala Dinas Olahraga, Firman pada Jumat (15/9) lalu, perlengkapan gulat sudah ada. Namun saat dicek yang ada hanya pakaian olahraga berupa traing, sepatu ket.

Sementara peralatan vital berupa sepatu gulat, dan baju gulat belum ada.

"Sampai hari ini, saya tetap tunggu, bahkan kalau perlu sampai pagi karena seluruh tim gulat sudah resah. Besok harus berangkat ke Bandung dan tim mesti sudah membawa sepaatu dan baju gulat, tetapi semua yang ditunggu-tunggu itu belum datang-datang," bebernya.

Sianturi yang mantan pegulat dan guru olahraga di SMA 85 Jakarta Timur memastikan, jadwal keberangkatan besok tidak berubah.

Apa ada alternatif membeli sendiri? Dia berharap KONI DKI berjuang keras supaya perlengkapan utama tim gulat tetap diadakan.

"Kalau soal semangat bertanding tim gulat DKI jelas kami sudah siap tempur. Mereka siap tempur dengan semangat bertanding bagai singa lapar," tegasnya.

Tim gulat DKI terdiri dari 12 pegulat. Mereka masing-masing untuk kategori gaya Grego  M. Irfan Sahputra (54 kg), Arjuna Bina Pasaribu (59 kg), Rahman Joko Triyono (66kg), Andika Sulaiman (71 kg), Lotus Malino Sihombing (85 kg), Dedy Rukmana (98 kg), Nur (130 kg). Untuk gaya bebas, Elipitua Siregar (57 kg), Erikson Tambunan (61 kg), Rahmat Darmawan (65 kg), Rizki Darmawan (70kg), Lutfi Azhar (125 kg). Mereka ditangani oleh tiga pelatih masing-masing S. Lisnson Simanjuntak, Amirudin, dan Hendry Ekowardo dipimpin oleh manajer tim Paruntungan.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya