Berita

Olahraga

PON XIX JABAR

Kecewa, Tim Judo DKI Walkout

SELASA, 20 SEPTEMBER 2016 | 08:49 WIB | LAPORAN:

Tim judo DKI memutuskan walk out pada pertandingan di nomor beregu putra dan putri karena merasa tidak fair atas keputusan wasit.
 
Keputusan wasit saat pertandingan kelas bebas putra antara Gregory Ignacito Jeremy melawan judoka Jawa Barat, Horas Manurung dinilai tidak fair.

Pelatih Putu Armika mengatakan, Jeremy sudah unggul ketika wasit memberi nilai yuko. Namun, terjadi perubahan ketika pelatih Jawa Barat melemparkan protes. Protes itu pun di dengar, setelah dirundingkan dengan melihat rekaman video, keputusan wasit terhadap DKI pun dianulir. Nilai horas pun berubah menjadi wazari. Kemenangan pun akhirnya menjadi milik Judoka Jawa Barat, Horas Manurung.


"Walaupun dapat 10 yuko tapi ada satu wazari, tetap saja nilai wazari yang lebih tinggi," ujar Putu.
 
Akhirnya tim judo DKI pun sepakat untuk memboikot pertandingan di nomor beregu yang berlangsung Senin (19/9) pagi. Namun, Putu mengatakan DKI tetap fairplay dengan hadir sembari menanti hasil rapat dari pihak menejer dengan panitia.

"Dari rapat tetap tidak puas. Ya enggak usah main. Kami hormat kemudian keluar," tuturnya.

Pertandingan yang seharusnya tim beregu putra DKI melawan Banten, dan tim putri melawan Jambi, pada akhirnya tidak berlangsung. Otomatis Banten dan Jambi pun berhak maju ke babak berikutnya.

"Kami berharap selanjutnya bisa ada perubahan lebih fairplay," tegasnya.

Technical delegated cabang olahraga judo Henry Yuzano membenarkan keputusan mengundurkan diri yang diambil oleh kontingen DKI. "Karena merasa banyak dirugikan oleh wasit, kemudian mereka mengundurkan diri dari pertandingan beregu," tuturnya.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya