Berita

Marc Marquez/Net

Olahraga

Baby Alien Waspadai Kerasnya Seri Asia

MotoGP
SENIN, 19 SEPTEMBER 2016 | 09:33 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Perebutan gelar juara MotoGP 2016 kian ketat. Hingga saat ini, pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez masih memuncaki klasemen sementara MotoGP 2016 dengan raihan 223 poin.

Sementara di posisi ked­ua ditempati pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi dengan total raihan 180 poin. Kendati belum memetik satu pun kemenangan dalam paruh kedua MotoGP 2016, Marquez mengaku dirinya be­lum patah arang. Ia mengaku siap tampil maksimal pada seri selanjutnya di Motorland Aragon pekan depan.

"Kemenangan tergantung kepada paruh kedua pada tiap musim. Sebentar lagi kami akan menghadapi Aragon, lokasinya dekat dengan rumah dan salah satu sirkuit yang saya suka. Jadi saya akan mencoba tampil mak­simal," ujar Marquez, mengutip dari Marca, kemarin.


Rekan setim Dani Pedrosa itu menambahkan bahwa dirinya sangat mewasdapai seri Asia. Sebab, ia menilai kondisi cuaca yang tidak stabil menjadi salah satu alasan dirinya kerap tampil tidak maksimal di seri Asia.

"Kami akan menghadapi seri Asia. Apapun dapat terjadi, seperti hujan, kondisi ekstrem selalu terjadi di Malaysia dan Kepulauan Phillip. Angin dan hujan juga sering terjadi di Motegi. Jadi mari kita lihat apa yang akan terjadi pada empat seri selanjutnya," tuntasnya.

Valentino Rossi tidak ter­lalu terkejut banyak kejutan yang terjadi di MotoGP 2016. Pembalap Movistar Yamaha itu justru menilai kejutan yang ada membuat persaingan MotoGP makin menarik.

Ya dalam balapan tahun ini ada delapan pembalap berbeda yang menguasai podium per­tama. Jumlah ini merupakan rekor baru di MotoGP.

Bahkan beberapa pembalap bukan dari tim besar. Seperti Cal Cruthlow, Jack Miller, hingga Maverick Vinales. Hal ini tidak lepas dari regulasi baru yang diterapkan MotoGP tahun ini. Diantaranya pergantian perang­kat elektronik di motor dan pergantian ban ke Michelin dari Bridgestone. ***

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya