Berita

Rizal Ramli/RMOL

Politik

Rizal Ramli Siap Bangun Jakarta Asyik Tanpa Tangisan

MINGGU, 18 SEPTEMBER 2016 | 18:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Rakyat DKI Jakarta perlu mengetahui arah program dari para kandidat yang akan maju dalam Pilgub DKI 2017.

Atas alasan itu juga kandidat gubernur DKI Jakarta, Rizal Ramli menjabarkan arah program yang akan disasarnya dalam membenahi Kota Jakarta.

Salah satu program itu adalah pembaharuan kota tanpa tangisan. Jika selama ini pembangunan kota di Jakarta selalu identik dengan penggusuran, maka Rizal berkomitmen sebaliknya.


"Jakarta ada cukup uang untuk membangun rusun. Di rusun itu juga bisa diberi taman dan tempat bermain. Sedang sisa tanahnya bisa ditenderkan ke swasta. Jadi Pemprov bisa untuk, rakyat juga aman tertata," jabar mantan ‎Menko Maritim dan Sumber Daya itu secara singkat saat menggelar evening coffee bersama awak media di Tebet Barat Dalam IV Nomor 5, Jakarta, Minggu (18/9).

Selain menata Jakarta tanpa tangisan, Rizal Ramli juga berniat menciptakan Jakarta sebagai kota yang asyik. Sebuah konsep yang bukan hanya fisik dibangun, tapi juga mengedepankan pembangunan roh dan jiwa masyarakat.

"Itu hanya bisa dibangun kalau Jakarta jadi pusat kebudayaan dan seni. Dulu Bang Ali bangun Jakarta sebagai pusat seni. Setelahnya, gubernur hanya fokus pada pembangunan fisik," sambung begawan ekonomi itu.

Rizal berniat untuk mengubah konsep Jakarta sebagai kota beton, dengan menanamkan seni dan budaya. Untuk itu, ia berencan membangun gedung kesenian yang besar di Jakarta, memperbaiki Taman Ismail Marzuki agar lebih monumental dan mengesankan, serta membangun pusat-pusat kesenian lain.

"Kita bangun monumen untuk seniman-seniman Indonesia, gedung untuk Ismail Marzuki, Benyamien Sueb, dan seniman-seniman lain. Ini supaya rakyat bisa mempelajari karya-karya mereka," sambungnya.

Menurut Rizal pula, penting membangun lapangan untuk kegiatan olahraga masyarakat Jakarta. Gambarannya, setiap kecamatan harus ada lapangan untuk bola, badminton, atau lainnya yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga.

"Jangan sampai sudah sumpek di Jakarta, terus buat main olahraga aja nggak ada tempat," seru menteri Perekonomian era Presiden Abdurrahman Wahid itu.[wid] 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya