Berita

Politik

Calon Kepala Daerah PDI Perjuangan Di Papua Siap Hadapi Pilkada 2017

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016 | 21:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Seluruh calon kepala daerah/wakil kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan Provinsi Papua siap menghadapi pilkada serentak 2017. 

Para calon kepala daerah dari 10 kabupaten dan 1 kotamadya melakukan deklarasi perjuangan untuk melaksanakan rekomendasi yang diberikan DPP PDI Perjuangan untuk memenangkan pilkada serentak 2017.  Seusai deklarasi, para calon menandatangani komitmen para calon kepala daerah diatas materai.

Deklarasi para calon itu setelah Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyerahkan surat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri saat Rapat Kerja Daerah Khusus (Rakerdasus) DPD PDIP Provinsi Papua, di Sentani, Jayapura, Jumat (16/8).


Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan yang juga Kepala Sekolah PDIP Komarudin Watubun bersama Ketua DPD PDIP Provinsi Papua Edoardus Kaize serta seluruh pengurus DPD PDIP Provinsi Papua serta para calon dan para bupati asal PDIP yang tidak ikut pilkada turut hadir di Rakerdasus. Komarudin mengatakan peristiwa penyerahan rekomendasi dan pembacaan deklarasi sebagai pertanggungjawaban publik PDIP bahwa mekanisme berjenjang berakhir dengan keluarnya rekomendasi.

Setelah rekomendasi diberikan, saatnya seluruh kader merapatkan barisan menangkan pilkada di Papua. DPP PDIP telah membekali para calon melalui sekolah partai. Para kader jangan tidur. Saatnya konsolidasi. Ilmu yang diberikan di sekolah partai sudah cukup tinggi saatnya ilmu itu diterapkan di pilkada," ujar Komarudin yang juga menjabat kepala sekolah PDIP yang baru saja berakhir pekan lalu.
 
Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop yang hadir di Rakerdasus didapuk Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk memberikan testimoni mengenai sekolah partai PDIP sekaligus jadi inspirasi bagi seluruh calon yang akan berkompetisi di pilkada 2017. Kata dia, sekolah partai memberi manfaat yang sangat besar dan mengubah cara pandangnya, termasuk soal uang untuk kampanye.

"Setelah menyelesaikan sekolah partai, saya punya kesimpulan, perjuangan mau maju jadi bupati, landasan utamanya adalah niat. Niat harus baik. Dibungkus doa dan keyakinan yang luar biasa. Dan didorong perjuangan yang tidak mau kalah. Semua distrik saya masuki. Itu yang diajarkan di sekolah partai. Tak perlu keluar uang banyak tapi memang perjuangan harus keras,” bebernya.

Calon petahanan Walikota Jayapura Benhur Tommy Mano juga mengatakan dirinya semakin tahu bagaimana mempersiapkan diri untuk menghadapi pilkada mendatang. Tidak semata menjadi kandidat, Benhur mengaku dirinya bisa berperan seperti manajer bagi tim suksesnya untuk menyusun strategi pemenangan pilkada.

Hasto mengatakan DPP PDIP bersama seluruh pasangan calon yang diusung akan bergotong royong dalam pendanaan kampanye pilkada sekaligus semangat gotong royong ini untuk menekan biaya kampanye dan menghindari adanya investor politik yang bisa menggangu pasangan calon bila kelak terpilih. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya