Berita

Bernhard Limbong/Net

Olahraga

KPK Diminta Ikut Pantau Kongres PSSI

JUMAT, 16 SEPTEMBER 2016 | 07:07 WIB | LAPORAN:

Bernhard Limbong, salah satu kandidat Exco 2016-2021, menyerukan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebaiknya ikut berperan dalam gelaran Kongres PSSI yang akan diadakan dalam waktu dekat.

"Saya kira KPK bisa ikut berperan agar calon-calon pengurus PSSI nanti tidak melakukan hal-hal yang melanggar kode etik," ungkap Limbonh, Kamis (15/9) sore di Jakarta.

Soal perlunya KPK turun tangan di Kongres PSSI dikait-kaitkan dengan adanya kecenderungan 'permainan uang' dalam kongres untuk memilih sebanyak 15 Exco PSSI periode 2016-2021.


"Kalau Kongres PSSI benar-benar ingin bersih saya kira perlu ada KPK di sana," kata Limbong, yang menjadi kandidat untuk posisi ketum, waketum dan anggota Exco.

Mantan penanggung jawab Timnas era Ketua Umum  Johar Arifin juga berkeinginan membawa PSSI terbebas dari Politik jika dirinya terpilih pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Oktober 2016.

"Sepak bola Indonesia itu harus terbebas dari Politik," tegas pria yang juga pernah menjabat sebagai penanggung jawab Tim Nasional Indonesia Senior itu.

Ayah dua anak, Margaretha Melati Limbong dan seorang putra Bara Parsaoran Limbong ini menjelaskan majunya dia di bursa pencalonan ketua umum PSSI tersebut. Menurutnya, yang ia lakukan ini atas kecintaannya terhadap sepak bola tanah air.

"Saya mengikuti kongres karena kecintaan saya terhadap sepak bola dan PSSI, bukan karena yang lain. Tidak bisa dipungkiri lagi saya sudah cinta sepak bola sejak dulu, sejak kecil," jelas pria kelahiran Samosir, 31 Mei 1955 itu.

"Saya ingin bangun PSSI ini dari nol kembali. Jangan ada yang merasa jago atau berkuasa. Kita harus bersatu untuk bangkit. Saya ingin membangun PSSI tapi jangan mengorbankan orang lain. Niatan saya membangun PSSI itu  dengan ilmu-ilmu yang saya miliki." sambungnya menjelaskan.

Untuk diketahui, dalam KLB tahun ini ada delapan nama yang mencalonkan sebagai ketum PSSI. Menariknya, dari delapan nama tersebut tiga diantaranya merupakan pria yang berpangkat Jendral. Selain Limbong, ada Pangkostrad Letnan Jendral TNI AD, Edy Rahmayadi dan Mantan Panglima TNI Jendral (Purn) Moeldoko.

Namun melihat catatan, dari pertarungan tiga Jendral ini, Limbong-lah yang paling berpengalaman di dunia sepak bola. Ya, sejak puluhan tahun lalu dia pernah memiliki klub sepakbola di Bandung, yaitu BARA Siliwangi, bahkan pernah menjadi manajer Persib Bandung. Itu sebabnya, dia kemudian terpilih dalam kepengurusan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Suami Bunga Artha Sagala ini di pentas sepakbola nasional, namanya sudah tak asing lagi. Bahkan, posisinya sebagai Ketua Badan Wasit Seluruh Indonesia (BWSI) telah membuat hari-harinya dipenuhi pergumulan soal olahraga yang telah merakyat itu.

Kalau sudah menyakut olahraga rakyat itu, saya termasuk orang yang tidak hitung-hitung dalam membangun persepakboalaan. Saya ingin sepakbola kita lebih baik,” pungkasnya.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya