Berita

Politik

Poltracking: Terbuka Peluang Pilkada Jakarta Diikuti Empat Pasangan Calon

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016 | 15:52 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Ada kemungkinan, meskipun kecil, Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 diikuti empat pasangan calon. Potensi itu ada dan terbuka karena Koalisi Kekeluargaan yang tidak cukup solid.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda. Empat pasangan calon tersebut yakni berasal dari poros petahana Basuki Purnama (Ahok) yang diusung Partai Golkar, Nasdem dan Hanura.

Kemudian poros PDIP yang memiliki 28 kursi di DPRD DKI Jakarta dan bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa berkoalisi.


"PDIP kita asumsikan membentuk poros sendiri, mengusung calon sendiri karena punya 28 kursi di DPRD. Sudah lebih dari cukup," ungkap Hanta Yuda dalam rilis Temuan Survei Poltracking Indonesia "Menakar Kandidat Kuat Gubernur DKI Jakarta 2017" di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (15/9).

Poros ketiga adalah koalisi Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengusung Sandiaga Uno dengan 26 kursi di DPRD DKI.

Poros terakhir adalah pecahan dari Koalisi Kekeluargaan dengan Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN.

"Koalisi Kekeluargaan ini tidak kuat karena hanya tingkat DPD saja, setiap koalisi perlu persetujuan DPP. Kalau saya pribadi, Pilkada DKI 2017 kecil kemungkinan diikuti empat pasangan," ungkapnya. [ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya