Berita

Arkadiusz Milik/Net

Olahraga

Daya Gedor Masih Kendor

Dynamo Kiev vs Napoli 1-2
KAMIS, 15 SEPTEMBER 2016 | 09:17 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kemenangan Napoli atas Dynamo Kiev 2-1 di laga per­dana Liga Champions tak cu­kup memuaskan sang pelatih, Maurizio Sarri. Dalam evalu­asinya daya gedor Partenopei dinilai masih kendor.

Bertandang ke markas Dynamo, di NSK Olimpiyskyi, dinihari, kemarin, Napoli tertinggal lebih dulu ketika dibobol Deni Garmash di menit ke-26. Tapi, sepasang gol Arkadiusz Milik masing-masing di menit ke-36 dan 45 lantas membalikkan kedudu­kan untuk Napoli.

Sarri melihat ada inkonsis­tensi dalam permainan timnya. Salah satunya soal efektivitas serangan. Dia merasa jika tim­nya lebih mampu mendominasi permainan dan mengambil inisi­atif maka hasil yang lebih baik bisa diraih.


"Kami bermain baik dalam periode-periode pendek, tapi saya sungguh tidak menyukai itu. Ada eror yang sedikit lebih banyak dari biasanya, semoga karena dipicu emosi dan kete­gangan terhadap laga sepenting ini," kata Sarri.

UEFA mencatat Napoli pu­nya penguasaan bola sebesar 46 persen. Mereka melepaskan 14 percobaan, dengan dua di antaranya mengarah ke gawang. Sedang Dinamo punya sembilan upaya dengan dua yang men­emui bidang sasaran.

"Kami mendiskusikannya di ruang ganti. Saya berharap ke­salahan itu tidak terulang. Tapi jujur kami senang bisa menang di laga awal ini," jelasnya.

Pelatih Dynamo Serhiy Rebrov memuji taktik yang diterapkan Sarri. Menurutnya, kekalahan ini didapat karena Sarri telah mempelajari kekurangan dan kelebihan Dynamo dengan begi­tu baik hingga bisa menyiapkan strategi yang tepat.

"Napoli tahu bagaimana caranya bermain melawan kami. Mereka main melebar dan melepas beberapa umpan silang yang bagus," ungkap Rebrov.

Hasil ini membuat Napoli sementara memimpin Grup B dengan nilai tiga dari satu pertandingan. Besiktas dan Benfica yang sama-sama men­goleksi satu poin ada di posisi dua dan tiga, diikuti Dinamo di urutan terbawah dengan poin nol. ***

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya