Berita

Foto: Net

Olahraga

28 Pebulutangkis Raih Beasiswa Djarum, Jateng Terbanyak Atletnya

RABU, 14 SEPTEMBER 2016 | 06:36 WIB | LAPORAN:

Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 akhirnya memilih 28 finalis yang berhak mendapatkan fasilitas pembinaan berstandar internasional di Perkumpulan Bulutangkis (PB) Djarum.

Mereka menyisihkan 4.547 atlet dari sembilan kota audisi.

Hasil tersebut disampaikan Tim Pelatih PB Djarum yang diketua Fung Permadi di GOR Djarum, Kudus.


Dalam rilisnya disebutkan 28 yang lolos itu terdiri dari 14 pebulutangkis U-13 putra, 10 pebulutangkis U-13 putri dan empat pebulutangkis U-15 putri.

Menurut Yoppy Rosimin selaku Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation), keberhasilan 28 pebulutangkis muda dari berbagai daerah dalam mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis merupakan awal dari perjalanan mereka untuk berjuang menjadi pebulutangkis dunia.

"Kami mengucapkan selamat atas antusiasme peserta yang berhasil meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis, dan tentu menyampaikan rasa bangga terhadap semangat para atlet yang kali ini belum bisa mendapatkan kesempatan mendapatkan beasiswa tersebut," ujarnya.

Pihaknya berharap awal yang baik ini dapat menjadi kekuatan baru bagi para peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis untuk lebih semangat dalam menjalani pembinaan bulutangkis di PB Djarum.

Dari data peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016, Jawa Tengah/Yogyakarta menjadi daerah asal atlet terbanyak yang berhasil meraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016 dengan sembilan pebulutangkis. Disusul Jawa Timur delapan atlet dan asal daerah Jawa Barat dengan tiga atletnya. Lampung, Kalimantan Timur, dan Riau berbagi rata dengan menempatkan masing-masing dua atletnya, sementara Bali dan Sulawesi Tenggara satu peserta peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis 2016.

Berdasarkan kota audisi, Surabaya menempatkan atlet terbanyak peraih Djarum Beasiswa Bulutangkis dengan tujuh atletnya, disusul oleh kota audisi Purwokerto dengan enam atletnya. Kota audisi Solo berhasil menempatkan enam atletnya, sementara Kudus ada 3 atletnya. Kota audisi Bandung, Balikpapan, Palembang masing-masing berhasil mengusung dua atletnya. Kemudian ada dari Cirebon dan Makassar yang menempatkan masing-masing 1 atletnya.

"Selama karantina, Tim Pelatih secara lebih mendalam memantau kemampuan dasar dan potensi pengembangan permainan setiap peserta. Untuk teknik dasar, kami memantau tehnik pukulan yang baik dan pergerakkan kaki dalam menjelajah lapangan,"

Namun pihak Djarum juga memberikan toleransi terkait hal teknis yang belum sempurna karena hitungan mereka masih terbilang muda,

"Selain itu, kami juga mengamati perkembangan perilaku selama karantina di PB Djarum, di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Perilaku dan kemampuan menjaga semangat menjadi pertimbangan kami menentukan 28 peserta terbaik penerima Djarum Beasiswa bulutangkis dari keseluruhan peserta karantina," jelas Fung.[wid]
 

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya