Berita

Imam Nahrawi/Net

Olahraga

KONGRES PSSI

KTI Watch: Menpora Kelihatannya Buta Huruf

SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 17:11 WIB | LAPORAN:

Penolakan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi terkait dilaksanakannya kongres PSSI di Makassar merupakan tindakan yang keliru.

Direktur Kawasan Timur Indonesia (KTI) Watch,  Razikin Juraid menjelaskan, Menteri Imam terkesan  undrestimate terhadap kesiapan Masyarakat Makassar dalam mendukung reformasi total demi perbaikan PSSI. Padahal masyarakat Makassar menyambut baik rencana KLB PSSI dan mendukung sepenuhnya.

"Sebaiknya Menpora tidak melakukan tindakan kontraproduktif dengan keputusan PSSI yang telah memutuskan Kota Makassar sebagai tuan rumah Kongres. Saya percaya Pengurus PSSI sudah mempertimbangkan secara jernih penentuan tuan rumah kongres. Karena itu Menpora mestinya mendukung demi kemajuan sepak Nasional," terang dia dalam surat elektronik yang dikirimkan ke redaksi, Selasa (13/9).


Argumen Menteri Imam soal reformasi total dan perbaikan PSSI hanya dapat terwujud apabila digelar di Jogyakarta, dinilai Razikin blunder. "Itu argumen yang sangat tidak berdasar dan meremehkan insan persepakbolaan di Makassar. Dalam hal ini Menpora Imam Nahrowi kelihatannya buta huruf," kritiknya.

Bukan tanpa sebab, menurut Razikin, Makassar adalah salah satu kota yang banyak memberikan kemajuan bagi persepakbolaan nasional.

Sebelumnya, Menteri Imam akhirnya membalas surat permohonan rekomendasi kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) yang di laksanakan di Kota Makassar. Manariknya, isi surat balasan tersebut, bukan merestukan pelaksanaan kongres di Makasar pada 17 Oktober mendatang, melainkan Menpora meminta untuk dipindahkan di Yogyakarta.

Surat yang bernomor S.2844/MENPORA/IX/2016 bersifat sangat segera, perihal rekomendsi yang ditujukan kepada Plt Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia‎ (PSSI) di Jakarta, dan Menpopora menyatakan sebagai berikut.

"Pada dasarnya kami menyambut gembira rencana penyelenggaraan Kongres PSSI pada 17 Oktober 2016, dengan harapan bahwa Kongres PSSI tersebut dapat berlangsung sesuai instruksi Bapak Presiden Joko Widodo agar reformasi persepakbolaan Indonesia bersifat total dan komprehensif," kata Menpora dalam surat yang dikeluarkan 9 September tersebut.

Sementara pada poin kedua adalah "Namun demikian, searah dengan harapan pemerintah tersebut, rekomendasi hanya akan diberikan seandainya pelaksanaan Kongres PSSI tersebut diselenggarakan di Yogyakarta dengan alasan sebagai wujud reformasi PSSI untuk kembali ke titik nol. Mengingat Yogyakarta adalah tempat lahirnya PSSI."

‎Selain itu, pada poin ketiga Menpora Imam Nahrawi menuturkan penunjukkan Yogyakarta merupakan momentum reformasi total persepakbolaan nasional dengan memperhatikan UU 3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional beserta peraturan pelaksanaannya. [sam]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya