Berita

Olahraga

PSSI Merasa Wewenangnya Diintervensi Kemenpora

SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 14:16 WIB | LAPORAN:

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Hinca Panjaitan, meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak melakukan intervensi dan memaksakan  Kongres Tahunan PSSI digelar di Yogyakarta. Pemilihan tempat merupakan wewenang PSSI.

Apalagi lanjut Hinca, Makassar sudah menyanggupi menggelar kongres yang notabenenya bakal memilih ketua umum PSSI tersebut. Politikus Partai Demokrat ini meminta Kemenpora menghormati keputusan yang telah dibuat 11 Agustus 2016 atau tepat sebulan lalu.

"Pemilihan tempat menjadi domain PSSI. Kami sudah siapkan semua perencanaannya. Mudah-mudahan pemerintah dapat memahami dan menghormatinya," kata Hinca.


PSSI berkeinginan menggelar Kongres Tahunan di Makassar pada 17 Oktober bulan depan. Pemilihan Makassar sebagai tuan rumah sesuai dengan usulan para peserta Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 3 Agustus lalu.

Namun demikian, pemerintah tertanggal 9 September 2016 mengeluarkan surat bernomor S 844/MENPORA/IX/2016 merekomendasikan PSSI untuk menggelar kongres di Yogyakarta. Surat itu dikeluarkan menanggapi surat permohonan rekomendasi penyelenggaraan Kongres Tahunan, yang diajukan PSSI pada Kemenpora pada 16 Agustus 2016.

Dalam surat balasannya, pemerintah menyarankan Yogyakarta sebagai tempat penyelenggaraan kongres, bukan Makassar. Pemerintah pun tidak akan memberikan rekomendasi penyelenggaraan jika PSSI ngotot berkongres di Makassar.

Hinca juga mengemukakan, PSSI sebetulnya telah berkomunikasi dengan pemerintah terkait tempat kongres di Makassar. Menurut Hinca, semua sudah dijelaskan kepada Kemenpora alasan Makassar akhirnya dipilih menjadi tempat berlangsungnya Kongres PSSI pada 17 Oktober 2016.

Perwakilan Makassar sebelumnya mengajukan diri pada KLB PSSI di Ancol, 3 Agustus 2016, untuk menggelar Kongres PSSI 17 Oktober 2016. Namun, baru pada 11 Agustus 2016, rapat Exco PSSI akhirnya menunjuk Makassar sebagai tempat penyelenggaraan Kongres, terutama karena saat itu tidak ada daerah lain yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Kongres PSSI.

Menurut Gatot Haryo Sutedjo pemegang hak suara, surat Imam Nahrawi itu belum bisa dianggap intervensi, karena baru bersifat permintaan. Walau demikian, ia setuju saja jika kongres itu dipindahkan ke Yogyakarta.   
                 
"Sejak awal kami kurang sreg dengan penunjukkan Makassar itu. PSSI sebaiknya mengikuti saran dari pemerintah.PSSI tidak boleh memaksakan kehendak. PSSI seharusnya belajar dari pengalaman sebelumnya," kata Gatot Hariyo Sutedjo, salah satu pemilik suara pendukung Edy Rachmayadi sebagai ketua umum.[wid]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya