Berita

Stanislas Wawrinka/Net

Olahraga

Wawrinka Ogah Masuk Big Four

Juarai AS Terbuka 2016
SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 09:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Punya tiga gelar grand slam membuat Stanislas Wawrinka patut disejajarkan dengan para petenis elite dunia usai menya­bet gelar turnamen AS Terbuka 2016. Meski demikian, petenis Swiss itu tak tertarik menjadi bagian dari Big Four.

Sejak 2005, tenis putra didom­inasi nama-nama seperti Rafael Nadal, Roger Federer, Novak Djokovic, dan Andy Murray. Hanya lima kali dalam rentang waktu tersebut grand slam tak dimenangi oleh salah satu dari keempat petenis tersebut.

Juan Martin del Potro dan Marin Cilic sempat memutus dominasi tersebut dengan mas­ing-masing menjuarai Amerika Serikat Terbuka 2009 dan 2014. Tapi, hanya Wawrinka yang sampai tiga kali mengganggu dominasi Big Four dengan men­juarai Australia Terbuka 2014, Prancis Terbuka 2015, dan tera­khir Amerika Serikat Terbuka 2016.


Gelar di AS Terbuka 2016 diraih Wawrinka dengan mengalahkan Djokovic di babak final dengan memakan waktu hampir empat jam di Arthur Ashe Stadium, ke­marin. Wawrinka keluar sebagai pemenang dengan skor 6-7(1), 6-4, 7-5, dan 6-3.

Ini merupakan pencapaian terbaik Wawrinka di Flushing Meadows sebelumnya adalah dua kali menjadi semifinalis.

Melihat pencapaian Wawrinka, Djokovic menilai lawannya itu pantas masuk ke jajaran petenis elite Big Four.

"Dia pantas ada di sana, tidak diragukan lagi. Stan seka­rang punya tiga gelar grand slam, ketiganya berbeda; dan sebuah medali Olimpiade," ujar Djokovic dikutip Reuters.

Dengan tiga gelar grand slam, Wawrinka kini sudah menya­mai jumlah gelar grand slam yang dimilik salah satu ang­gota Big Four, Murray. Hanya Wimbledon yang belum dime­nangi Wawrinka.

Meski demikian, Wawrinka tak tertarik untuk masuk ke ja­jaran Big Four. Dia merasa be­lum sejajar dan tidak berharap akan ada di sana dalam waktu dekat. "Big Four, saya benar-benar jauh dari mereka. Lihat saja turnamen yang mereka menangi, berapa tahun mer­eka sudah ada di sana. Itulah mengapa saya tidak ingin ada di sana," jelasnya.

Sementara Djokovic gagal mempertahankan titelnya yang tahun lalu. Dia gagal juga tak kuasa menyamai pencapaian­nya tahun 2015 (dan tahun 2011 yang menjadi dua torehan terbai­knya di ajang grand slam) den­gan meraih tiga titel grand slam tahun ini ia juara di Australia Terbuka dan Prancis Terbuka, dengan lajunya di Wimbledon secara mengejutkan terhenti di babak ketiga. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya