Berita

Dunia

Sekitar 4 Ribu Polisi Jaga Keamanan Shalat Idul Adha Di Rusia

SELASA, 13 SEPTEMBER 2016 | 05:20 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Perayaan sholat Idul Adha di Masjid Agung Moskow (Moscow Chatedral Mosque) atau biasa disebut masjid Prospek Mira, masjid terbesar di Eropa yang dapat menampung 10.000 jamaah, sangat ramai sebagaimana tahun sebelumnya.

Sholat Ied dimulai pukul 07.00, Senin waktu setempat (12/9), dan dipimpin langsung Mufti Ravil Gaynutdin, yang merupakan Ketua Dewan Mufti Federasi Rusia. Sekitar 100.000 warga Muslim sholat di dalam hingga tumpah ruah ke jalanan sekitar masjid. Arus lalu lintas menuju masjid sejak jam 0500 hingga 1100 dialihkan dan lautan manusia harus melewati detektor metal untuk memasuki kawasan masjid.

Selain di Masjid Agung Moskow, sebagaimana keterangan KBRI Moskow, sholat Idul Adha di Moskow juga berlangsung di Historical Mosque, Memorial Mosque di Bukit Poklonnaya, di halaman kompleks olahraga Emerald" dan di taman Sokolniki. Di seluruh tempat ini jamaah harus melewati detector metal.


Media setempat memberitakan, sebanyak 4.000 polisi dikerahkan untuk menjaga ketertiban dan keamanan sholat Idul Adha di tempat-tempat tersebut.

Berbeda dengan di tanah air, perayaan Idul Adha yang dilanjutkan pemotongan hewan kurban tidak boleh dilakukan di masjid melainkan hanya boleh dilakukan di tempat pemotongan hewan khusus di luar kota Moskow. Pemerintah kota Moskow menetapkan 14 tempat pemotongan hewan kurban yang telah memenuhi syarat-syarat religius dan kesehatan.

Penyembelihan hewan kurban ini merupakan puncak perayaan haji di Mekah, Saudi Arabia, dimana pada tahun ini sebanyak 16.200 warga Rusia menunaikan haji ke tanah suci.

Pemerintah Rusia tidak menjadikan hari raya keagamaan sebagai hari libur namun tetap hari kerja biasa. Namun di beberapa provinsi seperti Republik Tatarstan, Chechnya, Bakhorkostan, Krimea dan provinsi lain yang banyak muslimnya, pemerintah menetapkan libur 1 hari untuk perayaan Idul Adha atau kurban-bayram ini. [ysa]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya