Berita

Agum Gumelar/Net

Olahraga

8 Nama Lolos Verifikasi KP PSSI

MINGGU, 11 SEPTEMBER 2016 | 06:44 WIB | LAPORAN:

Komite Pemilihan Kongres Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah menyelesaian proses verifikasi terhadap bakal calon (balon) Exco PSSI 2016-2020.

Sebanyak delapan orang lolos sebagai calon Ketum PSSI.

Komite yang diketuai oleh Agum Gumelar ini menetapkan para calon pengurus PSSI 2016-2020 tersebut.


Dari 16 balon untuk posisi ketua umum, diloloskan delapan calon. Sementara untuk waketum, yang lolos sebanyak 17 nama dari 24 calon.

Di posisi anggota Exco, dari 67 balon, lolos verifikasi 57 nama. Seperti diduga sebelumnya, nama Moeldoko dan Edy Rahmayadi lolos verifikasi.

KP memastikan dua jenderal TNI AD itu 'bertarung' memperebutkan kursi panas PSSI-1 dengan enam balon lainnya.

Yakni, Walikota Batu, Malang, Eddy Rumpoko, pengusaha Erwin Aksa, Kurniawan Dwi Julianto mantan Exco  PSSI 2011-2014 Tony Apriliani, serta Benhard Limbong dan Djohar Arifin, Ketua Umum PSSI 2011-2015.

Dari 16 balon untuk posisi ketum PSSI itu, 10 tak diloloskan, termasuk mantan Exco PSSI 2007-2011 Ferry Paulus, CEO PT Liga Joko Driyono, serta Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono dan pengusaha Makassar Andi Rukman Nurdin Karumpa.

Menurut keterangan Agum Gumelar, mereka yang tidak lolos verifikasi disebabkan beberapa hal, dari indikasi tersandung masalah hukum, sampai tidak menandatangani formulir B1 kesediaan dicalonkan.

"Ada enam persyaratan yang harus dipenuhi setiap balon, termasuk menandatangani formulir kesediaan dicalonkan, dan sebagian dari balon ketum itu tak menandatanganinya," jelas Agum Gumelar saat memberikan keterangan pers menjelang penyampaian pengumuman calon Exco PSSI 2016-2020 ini.

Di antara balon untuk ketua umum yang tak menandatangani formulir kesediaan dicalonkan itu adalah Joko Driyono, Ferry Paulus Dan Menpora Imam Nahrowi.

Sementara, Andi Rukman Nurdin Karumpa memang lebih memilih untuk all-out di posisi wakil ketua umum. Balon Exco yang tak lolos verifikasi berhak mengajukan keberatannya dengan melakukan banding ke Komite Banding Pemilihan (KBP).

Proses banding akan dilakukan secepatnya. Dari hasil banding itulah, KP akan menetapkan calon-calon Exco definitif pada 18 September. Pada tinggal itulah akan diumumkan penetapan calon yang berhak tarung di KLB tersebut.

Mereka itulah yang berhak mengikuti KP PSSI yang digelar 17 Oktober 2016 di Makassar, Sulsel.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya