Berita

Politik

Identitas Kuat PDIP Untungkan Calon Kepala Daerah

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2016 | 03:55 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. PDI Perjuangan merupakan partai kader-ideologis yang mempunyai kepemimpinan yang kuat. Karena itu, PDI Perjuangan memberi modal besar kepada calon kepala daerah untuk bertarung di pilkada.

Jatidiri PDI Perjuangan juga jelas, sebagai partai rakyat dengan kebijakan pembangunan dan APBN pro-rakyat, pro-kebhinekaan, pro-kepemimpinan perempuan dan partai pemenang pemilu, termasuk memenangkan kader PDI Perjuangan, Jokowi, sebagai presiden. Penempatan diri dan kemampuan membedakan diri dari parpol-parpol pesaing juga menjadi modal kuat bagi calon kepala daerah untuk menyusun pemasaran strategis.

Demikian disampaikan Hermawan Kertajaya dari Markplus. Ia menjelaskan hal ini saat membekali para calon kepala daerah dengan materi Pemasaran Politik di Sekolah Partai calon kepala daerah/wakil kepala daerah PDIP di Depok (8/9).


"PDI Perjuangan sebagai partai ideologis secara tegas memposisikan dirinya sebagai partai rakyat, partai yang mengabdikan dirinya untuk mewujudkan kebahagiaan hatinya rakyat. Bukan itu saja, nilai-nilai sebagai orientasi yang hendak dituju juga jelas karena Pancasila secara serius digunakan PDIP sebagai bintang penuntun dalam pemerintahan," ujar pakar pemasaran dunia tersebut.

Meski demikian, menurut Hermawan untuk menang di pilkada modal besar sumbangan dari partai tersebut harus digenapi dengan pemasaran pribadi calon kepala daerah.

"Tantangannya bagaimana agar calon yang popular (dikenal) akhirnya benar-benar dipilih. Dalam pemasaran  politik, kandidat harus mampu menciptakan pendukung yang mau membela dan mengadvokasi orang lain memilih jagoannya," ucapnya mengingatkan 54 peserta sekolah politik angkatan ke-2 ini.

Kepala Sekolah Komarudin Watubun menegaskan bahwa PDIP akan serius memeriksa rekam jejak dan citra calon.

"Yang berpotensi bermasalah, yang sedang berperkara hukum apalagi yang sudah tersangka akan tidak mendapat rekomendasi," ujar Komarudin.

Sekretaris Sekolah, Eva Sundari menjelaskan untuk menggenapi materi 'polical marketing' para calon kepala daerah juga akan diberikan materi branding strategy , kampanye efektif dan membaca riset oleh narasumber dari kalangan  profesional. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya