Berita

Aplikasi Grindr/ Net

Pertahanan

Polri Serahkan Kajian Aplikasi Komunitas Gay Ke Kemenkominfo

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2016 | 15:54 WIB | LAPORAN:

Bareskrim Polri terus mendalami aplikasi yang diduga digunakan komunitas gay dalam bertransaksi. Hal dilakukan setelah polisi menemukan fakta bahwa jaringan prostitusi anak untuk gay menggunakan aplikasi khusus yang bernama Grindr. Aplikasi itu ada di iPad milik tersangka penjual anak ke komunitas gay, AR.

"Nanti kita bisa tahu aktivitasnya seperti apa," ujar Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (8/9).

Namun demikian, Agung mengatakan bahwa aplikasi ini sebenarnya ada 18 macam. Namun ia belum mau membeberkan lebih rinci nama-nama aplikasi itu termasuk apakah pembuat aplikasi itu WNI atau dari luar negeri. Sebab terkait aplikasi, itu ada di kewenangan Menkominfo.


"Saya sudah rapatkan di KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) bahwa aplikasi-aplikasi itu akan dikaji lebih mendalam oleh Menkominfo. Kita beri masukan mengenai hal ini," paparnya.

Namun demikian, Agung memastikan, pihak Kemenkominfo masih mendalami aplikasi Grindr dan lainnya tersebut. Termasuk untuk pemblokiran merupakan wewenang Kemenkominfo.

"Kita harapkan dikaji apakah itu melanggar hukum di Indonesia atau tidak. kita harap Kemenkominfo bisa lakukan langkah-langkah," pungkasnya. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Rantai Kemiskinan

Sabtu, 18 April 2026 | 20:05

Megawati: Lemhannas Bukan Lembaga Pencetak Sertifikat

Sabtu, 18 April 2026 | 19:36

Bahaya Judi Online, Hadir Seperti Permainan dengan Keuntungan

Sabtu, 18 April 2026 | 19:09

Sidak Gudang Bulog, Prabowo Cek Langsung Stok Beras di Magelang

Sabtu, 18 April 2026 | 18:52

Megawati Minta Hak Veto PBB Dihapus, Pancasila Masuk Piagam Dunia

Sabtu, 18 April 2026 | 18:27

Perempuan Bangsa Gelar Aksi Nyata Tanam Pohon untuk Jaga Lingkungan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:43

Perjuangan Fraksi PKB untuk Pesantren Berbuah Penghargaan

Sabtu, 18 April 2026 | 17:10

PDIP: Jangan Sampai Indonesia Dianggap Proksi Kekuatan Global

Sabtu, 18 April 2026 | 16:37

wondr Kemala Run 2026, Peserta Berlari Sambil Berbagi

Sabtu, 18 April 2026 | 16:21

Menggugat Algoritma, Pentingnya Lampaui Dogmatisme Hukum Klasik

Sabtu, 18 April 2026 | 15:48

Selengkapnya