Berita

Menteri Eko

Nusantara

Sentra Perberasan, Menteri Eko Jadikan KTM Telang Model Transmigrasi

KAMIS, 08 SEPTEMBER 2016 | 01:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kota Terpadu Mandiri (KTM) Telang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan telah berhasil menjadi sentra produksi padi dan industri perberasan. Pengembangan kawasan transmigrasi yang dilakukan sejak tahun 2008 ini pun patut dijadikan contoh.

Apresiasi tersebut disampaikan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Sandjojo saat meninjau langsung dengan masyarakat di KTM Telang, Banyuasin, Rabu, (7/9).

"Untuk itu, saya memberikan apresiasi yang tinggi atas dukungan semua pihak dan tentunya peran masyarakat, yang telah menggerakkan sumberdaya hingga menjadi pusat pengembangan komoditas pangan, sekaligus sebagai embrio pertumbuhan baru. Ini bisa dijadikan model untuk kawasan transmigrasi lain," ujar Menteri Eko.


"Saya yakin Kota Terpadu Mandiri Telang ini  akan mampu menjadi pusat ekonomi baru," sambungnya.

Dalam kesempatan tersebut dia menjelaskan masih banyak desa atau kawasan yang tidak fokus dengan potensi dengan wilayahnya. sehingga yang terjadi skala hasil potensinya kecil. Dan dampaknya pihak pembeli atau Bulog hanya membeli dengan harga tidak maksimal.

"Dengan KTM, ada skala prioritas pertanian. Sehingga bisa menjadi lumbung pertanian dan akhirnya Bulog pasti ingin membeli dengan harga baik," ungkapnya.

Untuk diketahui, Kota Terpadu Mandiri adalah program pengembangan kawasan transmigrasi, agar menjadi pusat pertumbuhan baru. Kota Terpadu Mandiri Telang sendiri, adalah salah satu dari 48 Kota Terpadu Mandiri di Indonesia, dan telah memiliki berbagai fasilitas layaknya perkotaan.

KTM Telang mempunyai luas kawasan 95.940 hektar dengan jumlah penduduk 23.188 keluarga atau 86.665 jiwa yang tersebar di 34 desa. Komoditas unggulannya, tanaman pangan, perkebunan dan pengembangan budidaya ternak sapi serta ikan air tawar.

"Di sini (Kota Terpadu Mandiri Telang) juga telah berkembang lembaga keuangan mikro BMT-Transmigrasi, dan Himpunan Wirausaha Transmigrasi dengan jumlah anggota mencapai lebih dari 1200 orang. Ini sangat bagus," tandasnya.

Melihat potensi tersebut, Menteri Eko berharap kawasan tersebut akan menjadi lebih berkembang sebagai pusat agribisnis dan agroindustri baru. Hal tersebut dapat dilakukan dengan meningkatkan sinergitas dan kolaborasi antar kementerian/lembaga terkait, BUMN, swasta, pemerintah daerah, dan masyarakat melalui pengembangan Bumdes dan Bumdes Bersama dalam bentuk korporasi.

"Kita bisa berkolaborasi untuk mempercepat perkembangan kawasan ini (Telang) dengan mengembangkan produk - produk unggulan desa di Kawasan Transmigrasi," demikian Menteri Eko. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

SETARA Institute: Libatkan TNI Berantas Terorisme, Supremasi Sipil Terancam

Senin, 19 Januari 2026 | 16:15

KPK Amankan Uang Ratusan Juta saat OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:11

Kemenkum Harus Aktif Awasi Transisi KUHP

Senin, 19 Januari 2026 | 16:07

KPK Benarkan Tangkap Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 16:01

Noel Cs Didakwa Terima Rp6,52 Miliar Hasil Pemerasan Sertifikasi K3

Senin, 19 Januari 2026 | 15:54

Ada Peluang Revisi UU Pemilu Pakai Metode Omnibus

Senin, 19 Januari 2026 | 15:46

Jangan Batasi Ruang Belajar dan Kerja Diaspora

Senin, 19 Januari 2026 | 15:40

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Penundaan Revisi UU Pilkada Bisa Picu Persoalan Baru

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Pembahasan Revisi UU Pemilu Dibagi Dua Tahapan

Senin, 19 Januari 2026 | 15:19

Selengkapnya