Berita

nasir djamil: net

Politik

Presiden Jokowi Harus Tiru Cara Filipina Perangi Narkoba

RABU, 07 SEPTEMBER 2016 | 14:39 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Presiden Indonesia Joko Widodo sepatutnya meniru ketegasan Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam memerangi narkoba melalui kebijakan tembak mati. Pasalnya, kejahatan narkoba berhubungan langsung dengan masa depan anak bangsa dan masa depan Indonesia ke depan.

"Ketegasan Presiden Rodrigo Duterte patut ditiru Presiden Joko Widodo karena ini menyangkut masa depan anak bangsa," kata anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil saat ditemui di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (6/9).

Menurutnya, persoalan Hak Asasi Manusia (HAM) 250 juta penduduk Indonesia harus lebih diutamakan dibanding HAM para penjahat narkoba. Itulah yang dilakukan Presiden Filipina Duterte dalam menghukum pelaku narkoba bahkan tidak menggubris teguran dari PBB sekalipun.


"Karena bagi Duterte masyarakat Filipina lebih dari segalanya," ucap politisi nyentrik PKS itu.

Selain itu, Nasir menilai langkah tegas dalam memerangi narkoba seperti yang dilakukan oleh Duterte tersebut terbukti sangat efektif. Hal ini terlihat dari sejumlah laporan media Filipina yang menyebutkan bahwa lebih dari 500 ribu orang telah menyerahkan diri kepada kantor polisi lokal dan berjanji berhenti memakai narkoba.

"Patut disadari, masih maraknya peredaran narkoba selama ini selain karena lemahnya UU juga karena lembeknya kepemimpinan dalam membuat kebijakan. Sehingga, tak aneh jika penegakan hukum terkait narkoba ini tak efektif jika tidak ada kebijakan tegas dari Presiden," jelas legislator dari Daerah Pemilihan Aceh ini.

Untuk itu, Nasir berharap BNN, di bawah kepemimpinan Komjen Budi Waseso, dapat melakukan gebrakan yang lebih tegas.

"Saya selaku anggota Komisi III berharap BNN dapat mengusut tuntas setiap kasus Narkoba, baik itu dari segi jaringan maupun berbagai motif spiritual dan motif lainnya. Sehingga, penanganan kasus narkoba bisa terungkap sampai ke akar," tegas Nasir. [ian]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya