Berita

Foto: GP Ansor

Olahraga

Gus Tutut Lawan Menpora Di Turnamen Biliar GP Ansor

RABU, 07 SEPTEMBER 2016 | 06:53 WIB | LAPORAN:

Menteri Pemuda dan Olahrga (Menpora) Imam Nahrawi menyambut positif turnamen biliar yang digelar Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP Ansor).

"Ini inisiasi yang bagus. Ini harus dikembangkan, harus diteruskan dan dimassalkan, tidak hanya di pengurus pusat tapi juga disemua daerah harus kita dorong," ujar Menpora.

Menurut Menpora, permainan biliar jangan hanya dijadikan hobi belaka. Setiap permainan, khususnya biliar harus didorong untuk mengembangkan dan memunculkan atlet-atlet yang berprestasi dan handal.  


"Jadi tidak hanya menjadi hobi tapi mendorong agar muncul atlet-atlet biliar yang berprestasi," pungkasnya.

Setelah menyampaikan pidatonya, Menpora  dan Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas menjadi pembuka Kick Off turnamen biliar ini. Dalam permainan biliar itu, Gus Tutut-Yaqut Cholil Qoumas mengalahkan Menpora dengan skor 2:1. Menpora mengakui jika Gus Tutut cukup pintar bermain biliar.

"Pasti lebih jago dari sayalah. Salut sama ketua umum kita. Dia bisa menang 2:1. Jadi saya kalah dan tentu kemenangannya dengan startegi yang hebat dan menunjukkan beliau sering main," puji Menteri Imam sambil tertawa.

Setalah menjadi pemuka kick off, Gus Tutut menyampaikan penyelenggaraan turnamen biliar yang dikuti sekitar 73 peserta dari berbagai organisasi kepemudaan karena Ansor ingin merubah stigma masyarakat tentang permainan biliar. Dia mengaku gelisah ketika permainan biliar distigma negatif.

"Terus terang kita ini gelisah dengan stigma negatif ini. Dengan kita bawa permainan biliar ini ke Ansor mudah-mudahan stigma negatif itu hilang dengan sendirinya," kata Gus Tutut

Dia yakin bahwa turnamen biliar yang digelar Ansor dengan tema Merajut Prestasi Membangun Negeri” dan akan berlangsung selama empat hari, mulai 6-9 September 2016 ini akan disambut positif oleh masyarakat luas, khusunya kia-kiai di seluruh Indonesia.

"Ansor ini isinya kiai-kiai semua, kiai-kiai muda semua," sebut Gus Tutut yang juga anggota Komisi VI DPR RI itu.

Menurut Gus Tutut, permainan biliar ini tidak hanya dapat diselenggarakan di arena yang sudah disedikan biliar, seperti di mall atau Gelanggang Olahraga (GOR). Tapi di sekitar tempat-tempat ibadah, permainan biliar juga bisa diselenggarakan.

"Di depan kita bertanding ini juga ada Masjid. jadi biliar itu juga bisa kok main dekat-dekat masjid. jadi stigma negatif itu kita hapus pelan-pelan," katanya.[wid]

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya