Berita

Sri Mulyani/Net

Politik

Golkar Belum Bahas Sri Mulyani Cawapres Jokowi

SENIN, 05 SEPTEMBER 2016 | 15:42 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Partai Golkar sepertinya tak mau kalah start. Beredar kabar Partai Golkar akan mencalonkan Sri Mulyani sebagai calon wakil presiden mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019.  Namun isu tersebut buru-buru ditepis fungsionaris beringin, Zaenuddin Amali.

"Kita belum pernah mendiskusikan apapun (soal) Sri Mulyani," kata Zainuddin kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/9).

Zainuddin mengatakan partainya tidak akan mendikte Jokowi soal siapa calon yang cocok mendampinginya sebagai cawapres di Pilpres. Memang Golkar sudah memutuskan akan mencalonkan Jokowi sebagai capres, berdasarkan keputusan Rapimnas I Golkar yang digelar akhir Juli 2016.  Namun urusan siapa cawapres yang akan diusung, katanya, hingga saat ini belum pernah dibahas secara resmi di DPP.


Dengan tegas, Zainuddin menyebut usulan Sri Mulyani sebagai calon wakil Jokowi bukan sikap resmi partai tapi hanya sikap politik perseorangan kader.

"Itu suara perorangan, jadi silahkan saja. Tapi saya sebagai pengurus DPP Golkar belum pernah membahas soal itu," katanya.
 
Kalaupun dibahas, dirinya mengakui tidak setuju dengan usulan tersebut. Alasannya adalah memberikan kebebasan kepada Jokowi untuk memilih sendiri pendampingnya.

"Saya akan tidak setuju mencarikan wapres untuk Pak Jokowi. Silahkan beliau cari sendiri, tidak boleh mendikte Jokowi. Seandainya pun beliau sudah kita calonkan sebagai presiden maka biarkan lah beliau yang memilih siapa yang paling cocok untuk wakilnya," tukasnya.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya