Berita

Politik

Menteri Puan: Kegiatan Pramuka Harus Perkuat Semangat Kepeloporan

SENIN, 05 SEPTEMBER 2016 | 03:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

‎. Dalam setiap kegiatan Pramuka, semangat kepeloporan untuk kemajuan harus terus dipupuk dan dipertebal sehingga generasi muda Indonesia ke depan adalah Generasi yang Hebat. Apalagi generasi muda saat ini termasuk Pramuka dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam dinamika perubahan dunia yang berlangsung cepat seiring dengan derasnya arus globalisasi, persaingan global, dan kemajuan teknologi.

Demikian disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani‎, saat menjadi inspektur upacara  pada Apel Besar Hari Pramuka Ke-55 Jawa Timur di Markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Surabaya (Minggu, 4/9).‎

Dalam sambutannya, Puan menyitir pidato Bung Karno, pada 9 Maret 1961, yang menyatakan bahwa Pramuka merupakan salah satu bentuk pendidikan karakter bagi pemuda-pemudi di Indonesia, yaitu pendidikan kepanduan, selain pendidikan keluarga dan pendidikan sekolah  yang menjadi salah satu soko guru pembangunan generasi muda bangsa Indonesia.

‎Puan juga menegaskan bahwa generasi muda sebagai harapan bangsa dan negara di masa yang akan datang, dituntut untuk mempersiapkan diri agar memiliki karakter yang handal, yaitu berintegritas (jujur, amanah, bermartabat), beretos kerja (ulet, rajin, tekun, trampil), dan berjiwa gotong royong. ‎Untuk itu, gerakan Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda harus turut menjawab tantangan jaman, gerakan Pramuka harus mampu berperan dalam menjadikan anak Indonesia berkarakter. ‎

"Setiap insan Pramuka harus memiliki sifat kepeloporan untuk maju, memiliki ketrampilan, pantang menyerah, dan bergotong royong.  Pelopor untuk menjebol segala perilaku yang menghambat kemajuan dimulai dari diri kita sendiri, ” tegas Puan.‎

Oleh karena itu, lanjut Menko PMK, dalam setiap kegiatan Pramuka, semangat kepeloporan untuk kemajuan harus terus ditanam,  dipupuk , dipelihara, dikembangkan serta dikekalkan, sehingga generasi muda Indonesia ke depan adalah generasi yang hebat.

‎Puan mengatakan generasi muda saat ini termasuk Pramuka dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam dinamika perubahan dunia yang berlangsung cepat seiring dengan derasnya arus globalisasi, persaingan global, dan kemajuan teknologi.

‎Menko PMK juga menjelaskan bahwa kemajuan tidak dapat dicapai hanya dengan berdiam diri, menunggu, dan pasrah. Untuk maju diperlukan keinginan untuk maju, semangat untuk maju, semangat kepeloporan.‎

Semangat kepeloporan sangat penting. Kepeloporan untuk maju, kepeloporan untuk memiliki ketrampilan, kepeloporan pantang menyerah, dan kepeloporan untuk bergotong royong. Tanpa dilandasi semangat kepeloporan untuk maju tersebut, maka sulit diharapkan adanya inisiatif, peran aktif, dan kesungguhan dalam menjalankan segala sesuatu,” lanjut Puan.‎

Ingatlah bahwa kalian semua menjadi harapan kita bersama untuk dapat tumbuh menjadi pemuda/pemudi dan pemimpin yang dapat diandalkan di masa depan.  Kalianlah yang akan menjadi ujung tombak bangsa, terutama sebagai pelopor perubahan untuk kemajuan,” tutup Menko PMK.‎

Diakhir sambutan, Menko PMK menyampaikan ucapan Selamat Hari Pramuka Jawa Timur ke 55, dan berharap Pramuka Jawa Timur mampu menjadi pelopor kemajuan dan teladan generasi muda.

‎Dalam kesempatan itu, Puan juga menyematkan penganugerahan tanda penghargaan kepada sejumlah perwakilan yang berkontribusi besar terhadap pengembangan dan kemajuan Gerakan Pramuka di Jawa Timur.[ysa]‎

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya