Berita

Nusantara

Promosi Pariwisata Gorontalo Lewat Festival Pesona Saronde

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2016 | 14:35 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kementerian Pariwisata akan terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mempromosikan budaya lokal dan pengembangan kegiatan kepariwisataan daerah. Tujuannya, untuk meningkatkan taraf kesejahteraan kehidupan masyarakat di wilayah sekitar dengan masuknya para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Demikian disampaikan Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar, Raseno Arya, dalam keterangannya (Jumat, 2/8) terkait pelaksanaan Festival Pesona Saronde di Pulau Ponelo, Gorontalo Utara.

Raseno menjelaskan pihaknya mendukung penuh Festival Pesona Saronde yang digelar sejak kemarin (Kamis, 1/9) hingga Minggu (4/9) tersebut. "Acara ini ikut dimeriahkan dengan banyaknya kegiatan perlombaan," jelasnya.


Perlombaan tersebut, antara lain, reli perahu tradisional, perahu hias, dan lainnya. Selain itu, akan dipromosikan kuliner khas Gorontalo seperti sate tuna dan ikan bilendango. Ada juga kegiatan tari saronde, bela diri langga, hingga mempromosikan baju adat biliu.

Festival Pesona Saronde ini diharapkan meningkatkan jumlah wisatawan ke Gorontalo. Apalagi, tempat tersebut layak dipromosikan agar kekayaan budaya di daerah itu bisa dinikmati semua lapisan masyarakat.

Mengingat destinasi wilayah Sulawesi, Kepulauan Saronde, yang masuk wilayah Gorontalo Utara itu sangat indah. Di kepulauan tersebut, terdapat beberapa gugusan pulau kecil yang mengelilingi dan menjadikan kawasan hopping island terpopuler di Gorontalo. "Tentunya, itu menjadi magnet bagi semua wisatawan lokal, Nusantara, maupun mancanegara,’" tambahnya.

Dukungan pemerintah pusat, kata Raseno, akan disinergikan dengan pemda setempat. Sebab, hal tersebut dilakukan dalam rangka peningkatan sarana utama maupun penunjang. Karena itu, pihaknya terus membantu mempromosikan Pulau Saronde sebagai objek wisata ikonis di Provinsi Gorontalo.

"Kawasan tersebut juga kerap disinggahi kapal-kapal Cruise dan Yatch dan merupakan kawasan yang  menuai pujian dari wisatawan mancanegara. Kawasan itu juga diminati para investor luar negeri. Terutama kawasan Timur Tengah untuk mengembangkan pesona kepariwisataan tanah air," tandasnya. [zul]

Populer

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Kekayaan Fadjar Donny Tjahjadi yang Kabarnya Jadi Tersangka Korupsi CPO-POME Cuma Rp 6 Miliar, Naik Sedikit dalam 5 Tahun

Selasa, 10 Februari 2026 | 18:12

UPDATE

Warga Antusias Saksikan Serah Terima Pengawalan Istana Merdeka oleh Paspampres

Minggu, 15 Februari 2026 | 18:05

Festival Bandeng Rawa Belong Dongkrak Omzet Pedagang

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:22

Imlek Berdekatan dengan Ramadan Membawa Keberkahan

Minggu, 15 Februari 2026 | 17:03

Makan Bergizi Gratis: Konsumsi atau Investasi Bangsa?

Minggu, 15 Februari 2026 | 16:44

Kanada Minta Iran Ganti Pemimpin Atau Sanksi Ditambah

Minggu, 15 Februari 2026 | 16:09

Ini Alasan Lembaga Survei Dukung Wacana Pilkada Tak Langsung

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:52

Jokowi Sedang Cari Muka Lewat UU KPK

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:50

NATO Buka Data Kerugian Gila-gilaan Rusia di Perang Ukraina

Minggu, 15 Februari 2026 | 15:22

Libur Panjang Imlek, Simak 3 Kunci Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 15 Februari 2026 | 14:43

Selain UU KPK, MAKI Desak Prabowo Sahkan UU Perampasan Aset

Minggu, 15 Februari 2026 | 14:40

Selengkapnya