Berita

Selena Gomez/Net

Blitz

Selena Gomez, Lupus Paksa Istirahat

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2016 | 09:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Penyanyi Selena Gomez berniat vakum sementara. Dia memutuskan untuk menghenti­kan beberapa agenda konsernya beberapa waktu ke depan.

Sejak Mei, Gomez keliling beberapa negara untuk turnya yang bertajuk Revival. Indo­nesia termasuk salah satu yang dikunjungi. Namun belakan­gan, negara lain yang masuk ke agendanya belum beruntung untuk dikunjungi.

Gomez memutuskan ber­henti di tengah agenda tur itu. Penyebabnya tentu bukan pertengkaran dengan sang mantan kekasih di media so­sial. Gomez ingin istirahat karena depresi yang diaki­batkan penyakit Lupus yang diidapnya.


"Dia (Gomez) memutuskan mengosongkan kalendernya selama setahun demi priori­tasnya untuk masa depan yang lebih bahagia dan tidak ingin membuat promotor tersudut," kata seorang sumber.

"Dia merasa lega karena sekarang dia bisa lebih masuk akal soal kenapa dia merasa hal-hal yang pernah ia rasakan dan (dia pun lebih) ptimistis tentang masa depan," sumber itu melanjutkan.

Gomez memang sudah terbuka soal penyakit Lupus yang diidapnya. Ia mengatakan, "Seperti yang kalian tahu, sekitar setahun lalu saya mengungkapkan bahwa saya punya Lupus, penyakit yang dampaknya beragam ke orang."

Dampak itu bisa jadi se­rangan kegelisahan, serangan panik dan depresi. Menu­rut Gomez, masing-masing dampak itu punya tantangan tersendiri, terutama bagi figur publik sepertinya.

Karena itulah Gomez memu­tuskan istirahat. "Saya ingin menjadi lebih proaktif dan fokus mengelola kesehatan dan kebahagiaan dan sudah memu­tuskan bahwa jalan terbaik ke depan adalah mengambil be­berapa waktu untuk istirahat."

Ia lalu menyampaikan rasa terima kasih terhadap para penggemar yang selama ini mendukungnya.

"Kalian tahu betapa spe­sial kalian bagi saya, tapi saya harus menghadapi ini untuk memastikan saya melakukan semua kemungkinan demi yang terbaik. Saya tahu saya tidak sendirian membagi," tutur pelantun The Heart Wants What It Wants itu.

Gomez berharap, orang lain yang mengidap Lupus seperti dirinya bisa termotivasi un­tuk menghadapi masalah­nya sendiri, seperti yang ia lakukan. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya