Berita

Net

Kesehatan

Malaysia Konfirmasi Penderita Pertama Zika

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2016 | 01:53 WIB

Pemerintah Malaysia melaporkan penderita pertama yang tertular virus Zika pada Kamis (1/9).

Seorang wanita di Klang, Selangor, teruji positif mengidap penyakit itu satu pekan setelah kembali dari Singapura pada 21 Agustus,

Menteri Kesehatan Dr S Subramaniam mengatakan bahwa wanita berusia 58 tahun tinggal di Bandar Botanic itu mencari perawatan di klinik swasta di Klang saat menderita gejala penyakit tersebut setelah kembali dari Singapura. Wanita itu kemudian diarahkan ke Rumah Sakit Sungai Buloh dan menjalani uji cairan kemih dan dinyatakan positif mengandung virus Zika. Saat ini menjalani perawatan di rumah sakit dan berada dalam keadaan rehabilitasi.


Subramaniam mengatakan, uji coba mengungkapkan bahwa anak dari wanita itu yang tinggal di Singapura telah mengidap penyakit itu. Dia juga mengatakan bahwa Singapura telah mencatat sebanyak 115 kasus serupa, dan lima di antaranya merupakan warga Malaysia yang diyakini bekerja di negara itu.

Pemerintah memberlakukan sejumlah langkah pengendalian di tempat tinggal wanita tersebut dan tempat yang dia kunjungi. Langkah itu termasuk penghancuran lokasi perkembangbiakan nyamuk, pemusnahan larva dan pengasapan, tambahnya.

"Kami juga telah melaksanakan pemeriksaan dan memantai mereka yang telah berhubungan dengan wanita itu apakah mereka juga menunjukkan gejala penyakit itu," kata Subramaniam, seperti dilansir Antara.

Ketika ditanyai apakah pihak kementerian akan mengeluarkan pelarangan kunjungan ke Singapura, Subramaniam mengatakan bahwa tidak ada keharusan karena tidak ada dampak yang lain.

"Sekitar 200.000 orang warga Malaysia bepergian ke dan dari Singapura tiap harinya. Mereka telah disarankan untuk melakukan tindakan pencegahan, termasuk menggunakan anti-nyamuk sesering mungkin," kata dia.

Dia mengatakan bahwa warga Malaysia yang mengemudi dari dan ke Singapura telah disarankan untuk menyemprotkan anti-nyamuk dalam kendaraan mereka untuk mencegah terbawanya nyamuk ke dalam Malaysia.

"Kami juga telah menyarankan para wanita hamil untuk mendapatkan penjelasan dari para pakar medis karena penyakit itu memberikan ancaman besar bagi bayi mereka," tambahnya.

Subramaniam mengatakan bahwa terdapat setidak-tidaknya 16 tempat kesehatan kementerian di penjuru negara itu, di samping sejumlah laboratorium swasta, yang memiliki sarana melacak virus Zika. [wah] 

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya