Berita

Kesehatan

Pertama dan Terlengkap Di Dunia, Aplikasi Pet Lover Resmi Dirilis Di Indonesia

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2016 | 16:48 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Aplikasi Pet Lover pertama dan terlengkap di dunia (PETO) resmi dirilis di Indonesia. Berkat adanya aplikasi PETO ini, memelihara hewan sekarang menjadi lebih seru, semakin mudah dan banyak manfaatnya.

Karena sebelumnya, berdasarkan beberapa penelitian dari Harvard Medical School, National Center for Health Research, dan situs seattletimes.com, memelihara hewan memiliki banyak dampak positif mulai dari fisik, finansial, sampai psikologis bagi sang pemilik.

PETO lahir dari ide sang pendiri Ditya Nandiwardhana ketika sedang melanjutkan studi pascasarjananya di University of Queensland di Australia pada pertengahan tahun 2015. Ditya Nandiwardhana, pengusaha muda properti dan profesional di bidang telekomunikasi ini sejak kecil memang senang memiliki hewan peliharaan dari kelinci, kucing, anjing sampai piranha.


Saat itu, ia mendapati kucing kesayangannya meninggal dunia karena kerap tidak dapat menemukan pasangan untuk kawin. Berdasarkan pengalaman pahitnya tersebut, ia menghubungi rekannya ketika S1 di ITB dulu, Elmo D. Alfared, yang pada saat itu baru saja menyelesaikan studi pasca sarjananya di Malaysia dan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) Amerika Serikat untuk bersama-sama mendirikan PETO International (PT PETO) yang bergerak di bidang hewan dan teknologi.

Tujuan mereka adalah membuat solusi berbasis teknologi agar semua pemilik hewan di seluruh dunia tidak perlu kesusahan lagi dalam mengurus hewan-hewan kesayangannya.

"Dengan hadirnya aplikasi PETO ini, flagship product dari PETO International sudah bisa dinikmati oleh kita semua," ucapnya dalam keterangan pers petang ini.

Find Owners Around You
Melalui fitur ini, kita bisa mencari sesama pengguna PETO yang ada di sekitar kita dan menambahkannya sebagai teman berdasarkan; jarak, jenis hewan yang dimiliki, gender hewan, dan bahkan gender pemiliknya.

Chat dengan pet owners
Fitur utama yang berbeda dari chatting platform pada umumnya adalah kita bisa mengirimkan broadcast message ke pemilik hewan terdekat yang relevan yang belum menjadi teman untuk keperluan mendesak bagi hewan kita, seperti penawaran adopsi anak-anak hewan peliharan kita.

Hump Game
Aplikasi ini juga dilengkapi mini-game interaktif dimana kita dapat bermain sebagai hewan peliharaan kita untuk bertemu dan berinteraksi dengan hewan-hewan milik pengguna PETO lainnya.

Rescue
Dengan menggandeng yayasan Animal Defenders, di sini PETO menyediakan platform donasi untuk mendanai kegiatan-kegiatan penyelamatan hewan yang mistreated dan terlantar.

PETO saat ini juga sedang melakukan inisiasi kerjasama untuk mengajak kita bersama-sama mendukung kegiatan melestarikan hewan-hewan yang terancam punah.

"Ke depannya fitur ini juga dapat membantu untuk menemukan hewan-hewan kita yang hilang," tandasnya. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Pernyataan Eggi Sebut Akhlak Jokowi Baik jadi Bulan-bulanan Warganet

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:40

Senyum Walikota Madiun

Selasa, 20 Januari 2026 | 01:19

Rapim Kemhan-TNI 2026 Tekankan Sishankamrata sebagai Kekuatan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:55

Legislator PKS Dorong Penyaluran KUR Pekerja Migran Tepat Waktu

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:35

Digiring ke Gedung KPK, Walikota Madiun Malah Minta Didoakan

Selasa, 20 Januari 2026 | 00:20

Bencana Menerjang, BUMN Datang

Senin, 19 Januari 2026 | 23:55

Polisi Bongkar Clandestine Lab Tembakau Sintetis Senilai Rp2 Miliar

Senin, 19 Januari 2026 | 23:37

Mantan Jubir KPK Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum Unair

Senin, 19 Januari 2026 | 23:11

Napi Bebas Pakai Gawai di Lapas Bukan Kelalaian Biasa

Senin, 19 Januari 2026 | 23:02

Walikota Madiun Maidi Dkk Tiba di Gedung KPK, Sebagian Lewat Belakang

Senin, 19 Januari 2026 | 22:46

Selengkapnya