Berita

Hope Solo/Net

Blitz

Hope Solo, Emosional Kena Suspensi

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2016 | 09:45 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Penjaga gawang timnas wanita Amerika Serikat (AS) ini protes keras dengan sanksi yang diterimanya dari Badan Timnas Wanita AS (USWNT).

Pemilik nama Hope Solo ini dikenakan sanksi larangan bermain selama enam bulan olah Badan Timnas Wanita AS (USWNT).

Protes itu terekam dalam video yang kemudian beredar di dunia maya. Dalam video itu dia tampak menangis dan berseru tentang persyaratan suspensi.


"Enam bulan suspensi tanpa mendapat bayaran, kontrak diputus, itu segera ber­laku,!" marahnya.

Solo yang telah berkarier bersama timnas AS sejak tahun 2000 sangat merasa emosional. "Brengsek! Tujuh belas tahun dan kini telah berakhir," jawab Solo.

Selain hukuman larangan bermain, kontrak kiper berusia 35 tahun itu juga dicabut oleh timnas.

Hukuman itu dijatuh­kan menyusul ucapannya yang dianggap tidak ter­puji usai AS dikalahkan Swedia pada perempat final Olimpiade Rio de Janeiro 2016. Saat itu Solo melontarkan pe­nyataan yang melecehkan lawannya dengan menye­but Swedia sebagai tim pengecut. ***

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya