Berita

Net

Kesehatan

Cegah Zika, Pemerintah Keluarkan Travel Advisory Ke Singapura

KAMIS, 01 SEPTEMBER 2016 | 02:13 WIB | LAPORAN:

Untuk mencegah terjangkit virus Zika di Singapura, Kementerian Kesehatan meminta Kementrian Luar Negeri mengeluarkan himbauan atau travel advisory kepada warga negara Indonesia yang hendak bertandang ke negara itu.

"Tadi kita masih komunikasi dengan Kemenlu karena itu harus ada advice dari Kemenlu. Kami sudah mengeluarkan protect dari negara kita," ujar Menkes Nila F. Moeloek di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (31/8).

Dia mengaku telah memberikan informasi ke pihak Kemenlu bahwa korban virus yang belum ada obatnya itu semakin bertambah bertambah di Singapura. Dari semula hanya 41 menjadi 82 korban positif terjangkit.


Bukan hanya itu, demi menjaga masuknya virus Zika ke Indonesia, Menteri Nila mengaku sudah menginstruksikan jajaran di beberapa daerah yang merupakan entry point untuk memasang alat pendeteksi (scanner).

"Di pelabuhan besar, Batam, Cengkareng. Kita sudah minta mereka memasang scanner," katanya.

Menteri Nila pun meminta kesediaan orang-orang yang merasakan sedang demam, utamanya yang baru saja bepergian dari luar negeri untuk diambil darah untuk dicek. Dan kemudian mengisi health alert card atau kartu kewaspadaan.

"Sehingga kalau pemeriksaan ternyata positif kita akan panggil kembali. Karena ini sudah global dan sudah melewati beberapa benua," jelasnya.

Mendengar penjelasan tersebut, Menteri Luar Negeri Retno P. Marsudi kemudian mengeluarkan travel advisory yang langsung diberlakukan.

"Akhirnya Kemenlu keluarkan travel advisory. Kalau saya mengimbau karena ini ada travel advisory, artinya kita yang mau bepergian mungkin boleh memikirkan. Kalau kepentingannya sangat penting ya apa boleh buat tapi kalau ternyata bisa ditunda kenapa tidak ditunda," imbaunya. [wah]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Direktur Namarin Bongkar Deretan Kekecewaan Iran terhadap Indonesia

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:58

Malaysia Lolos Selat Hormuz, Indonesia Masih Tahap Lobi

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:56

Pemerintah Harus Siapkan Langkah Terukur Antisipasi Krisis Pangan

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:26

Doa di KM 50, PUI Singgung Dugaan Pengaburan Fakta

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:24

Perintah Trump Lumpuhkan Listrik Iran adalah Kejahatan Perang

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:11

Pemulihan Pascabencana di Sumut Masih Tahap Perencanaan

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:43

Perbakin DKI-Jabar-Banten Gelar Kejuaraan Menembak Multi Event 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:23

Awalil Rizky Wanti-wanti Dampak Lonjakan Energi Global terhadap RI

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:14

Wali Kota Pendudukan Kiryat Shmona Murka ke Netanyahu Cs

Jumat, 27 Maret 2026 | 16:11

Optimisme Purbaya Harus Dibarengi Kinerja Nyata

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:48

Selengkapnya