Berita

M. Sanusi dalam persidangan

Hukum

Taufik, Merry, dan Sanusi Aktif Meminta Perubahan Pasal Tambahan Kontribusi

RABU, 31 AGUSTUS 2016 | 21:58 WIB | LAPORAN:

Bekas Ketua Komisi D DPRD DKI Mohamad Sanusi, Ketua Balegda Mohamad Taufik dan Wakil Ketua Balegda Merry Hotma sangat aktif membahas perubahan pasal tambahan kontribusi dalam Raperda tentang reklamasi pantai utara Jakarta.

Demikian disampaikan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta, Tutty Kusumawati, saat dihadirkan sebagai menjadi saksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (31/8).

"Biasanya kalau di Balegda yang aktif Pak Ketua (Taufik), Wakil Ketua (Merry), anggota ada Pak Sanusi," ujar Tutty saat memberikan kesaksian.


Tutty menjelaskan salah satu usulan yang gencar dilontarkan ketiganya yakni perihal keberatan pengembang terkait pasal tambahan kontribusi. Ketiganya meminta agar pasal tersebut dimasukkan ke dalam Peraturan Gubernur (Pergub).

"Kalau dicantumkan dalam Perda, nanti akan memberatkan atau mengikat. Jadi mestinya aturnya dalam Pergub saja rumus itu (pasal tambahan kontribusi)," ungkap Tutty mengulangi permintaan ketiganya..

Bukan hanya Tutty yang menilai ketiganya acap kali aktif dalam mengubah atau menghilangkan pasal tambahan kontribusi sebesar 15 persen yang dinilai memberatkan bagi pengembang. Asisten Daerah Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretaris Daerah DKI, Gamal Sinurat, juga mengungkapkan hal yang sama.

Menurut Gamal, dalam pembahasan Raperda reklamasi, Taufik, Merry dan Sanusi aktif menyampaikan soal penghilangan pasal tambahan kontribusi tersebut. "Pak Sanusi ada satu dua kali, yang aktif Pak Ketua Balegda, Wakil Ketua Balegda," kata Gamal yang juga dihadirkan sebagai saksi. [zul]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya