Berita

KNRP/Net

Politik

Kurban Berkah KNRP Bentuk Kepedulian Indonesia Pada Palestina

RABU, 31 AGUSTUS 2016 | 09:57 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Program kurban berkah yang dilakukan Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) merupakan bentuk penguatan kepedulian, dukungan dan bantuan dari Indonesia untuk rakyat Palestina.

Demikian disampaikanKetua Umum Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), Suripto, saat bertemu dengan pengurus KNRP yang berasal dari Kalimantan Timur, Bengkulu, Kalimantan Utara, dan Jawa Barat di Kantor KNRP Ragunan Jakarta Selatan.

"Bagaimana rakyat Palestina yang tersebar dimana-mana (di luar Palestina) merasakan kebahagian karena kepedulian kita," kata Suripto yang didampingi Ketua Harian Caca Cahayaningrat.
 

 
Disamping itu KNRP, lanjut pria yang sudah beberapa kali ke Jalur Gaza ini, ingin menyampaikan paradigma baru tentang kurban dari sisi sentuhan emosional. Kurban Berkah merupakan program besar yang tidak dapat diukur dengan angka, karena beban pertanggungjawaban emosional.

KNRP pun terus memberikan perhatian dan donasi yang lebih besar untuk rakyat Palestina. Dan pertanggungjawaban publik di tanah air, yaitu menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga dan program serta agenda aksi KNRP.
 
"Bagaimana kita menghimpun, bagaimana menumbuhkan jaringan baru, serta bagaimana otak kita selalu diselimuti dengan perasaan untuk memaksimalkan capaian qurban untuk Palestina," tambah Suripto mengarahkan.
 
Ke depan KNRP berupaya semaksimal mungkin menjalankan program kemanusiaan untuk Palestina, terutama mengoptimalkan media massa yang dikemas secara baik, agar masyarakat tahu agenda aksi KNRP lebih massif. Selanjutnya KNRP berupaya terus memperluas dan membangung jaringan baru lagi.
 
"Di luar banyak yang dapat kita garap, kita harus buktikan rakyat Indonesia dapat menyukseskan agenda ini untuk Palestina, sampai kemerdekaan dapat dirasakan oleh segenap bangsa Palestina," tutup Suripto. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Serap Aspirasi Warga Pandeglang, Arif Rahman Kawal Sektor Pertanian dan Perikanan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 10:14

Hormati Putusan MK, Komisi X DPR Minta Pendidikan dan MBG Tetap Jalan Beriringan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak Maret

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:51

Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu, Satu Gram Jadi Rp2,6 Juta

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:41

Kesiapan Fasilitas Zikir Kebangsaan Monas: Dari Ambulans Hingga Ratusan Ribu Konsumsi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:34

K-SIGN Rote Ndao Dipacu Jadi Pilar Swasembada Garam Nasional

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:15

Harga Logam Mulia Terkoreksi Meski Mampu Akhiri Tren Penurunan

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:02

Dul Mungkin Tak akan Naik Bus Malam Lagi Setelah Ketahuan Bawa Sabu

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:45

Arab Saudi Sambut Kesepakatan Pelucutan Senjata di Gaza, Israel Harus Mundur

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:34

Ramai Mal Pasang Pagar Tinggi di Tengah Situasi Kamtibmas Kondusif

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 08:23

Selengkapnya